Registrasi Biometrik SIM Dilanggar, Komdigi Tegur Dua Operator
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Teknisi melakukan perbaikan Base Tranceiver Station (BTS) milik salah satu operator selular di Makassar, Sulawesi Selatan./Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika berambisi untuk membawa Indonesia merdeka sinyal sebelum peringatan Dirgahayu Ke-74 Republik Indonesia. Salah satu caranya lewat Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang memberikan akses intenet ke daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T).
Saat ini, proyek Palapa Ring tinggal menyisakan Wilayah Timur yang belum rampung karena sejumlah hal seperti keamanan dan medan geografis yang terjal.
Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Badan Aksesibilitas Telekomonukasi dan Informasi (Bakti), sebagai badan yang fokus dalam membangun jaringan di daerah 3T, menyebutkan bahwa proyek SKKL Palapa Ring Timur telah selesai 96,5%.
Hadirnya Palapa Ring, khususnya yang di kawasan Barat menjadi pembeda pada Lebaran tahun ini. Saat ini, sejumlah operator seluler seperti XL Axiata dan Smartfren telah menyewa sejumlah proyek SKKL Palapa Ring Barat.
Sementara itu, Indosat Ooredoo, selain menyewa juga telah menjalin kerja sama untuk memanfaatkan jaringan Palapa Ring Barat dalam pengembangan Internet of Things (IoT).
Diketahui, Palapa Ring Barat melewati sejumlah kabupaten/kota di Barat Indonesia seperti Dumai, Siak, Bengkalis, Karimun, Tebing Tinggi, Batam, Kuala Tungkal, Daik Lingga, Tarempa, Ranai dan Singkawang.
Kehadiran Palapa Ring menandakan bahwa akses internet telah masuk ke kabupaten/kota tersebut. Adapun untuk Palapa Ring Tengah yang belum lama telah dikomersilkan sejauh ini diketahui baru diminati, data terakhir menyebutkan belum ada operator yang secara resmi menggunakan atau menyewa Palapa Ring Tengah.
Adapun Palapa Ring Tengah meliputi kabupaten/kota Sendawar, Long Bangun, Kendari, Wanggudu, Bungku, Petasia, Tentena, Wawoni, Raha, Saweregadi, Lakudo, Burangga, Baubau, Luwuk, Salakan, Banggai, Taliabu, Sanana. Kemudian, Manado, Ondong, Siau, Tahuna, Melonguane, Morotai, Tobelo, Ternate, Tidore dan Sofifi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
KKP merencanakan pembangunan tujuh Kampung Nelayan Merah Putih di DIY untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat usaha perikanan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan penundaan wajib sertifikasi halal hingga 2028 untuk mempertimbangkan kesiapan dan beban biaya UMKM.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.