Stok Pertalite Turun Jadi 16 Hari, Pemerintah Diminta Mulai Waspada
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Putra Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Yudhoyono (kiri) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (kanan) mengangkut peti jenazah Ibu Ani Yudhoyono setibanya di rumah duka, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (1/6/2019). /ANTARA FOTO-Akbar Nugroho Gumay
Harianjogja.com, JAKARTA--Duta Besar AS untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr., menyampaikan pernyataan belasungkawa atas meninggalnya mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono.
"Atas nama rakyat Amerika dan Pemerintah Amerika Serikat, saya menyampaikan belasungkawa yang terdalam atas meninggalnya mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono. Ibu Yudhoyono adalah pembela yang tidak kenal lelah untuk kesejahteraan rakyat Indonesia dan juga seorang teman untuk Amerika Serikat,” kata Donovan dalam pernyataan yang dirilis Kedutaan Besar AS, Sabtu (1/6/2019).
Ditambahkannya, "Bersama keluarga dan sahabat beliau, serta rakyat Indonesia, kami turut berduka atas meninggalnya dan menghargai jasa-jasanya."
Istri dari Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, itu tutup usia pada usia 66 tahun di Singapura pada Sabtu siang, setelah berjuang melawan kanker selama empat bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Stok Pertalite turun dari 20–23 hari menjadi 16–18 hari. Pengamat mendesak pemerintah memperkuat cadangan dan mengawasi penyaluran BBM.
Kerusuhan Prancis pada 17 Oktober berdampak pada 1.500 gerai ritel, dengan kerugian sektor perdagangan diperkirakan ratusan juta euro.
Palangka Raya memperpanjang status darurat karhutla hingga 9 November 2026. Sebanyak 2.458 penerbangan terdampak kabut asap.
Paus Leo XIV kembali tampil di Vatikan setelah operasi paru-paru. Pemeriksaan jaringan mengonfirmasi adanya adenokarsinoma paru-paru.
Polda Jabar membongkar pabrik Tramadol dan Heximer ilegal di Bandung yang mampu memproduksi 8 juta butir obat per hari.
Rusia mendukung upaya negara GCC mencegah perang di Timur Tengah. Sergey Lavrov mengusulkan pembaruan konsep keamanan kolektif kawasan Teluk.