Advertisement

Waspadai Lima Titik Rawan Macet di Jateng, Ini Lokasinya..

Imam Yuda Saputra
Selasa, 28 Mei 2019 - 18:37 WIB
Sunartono
Waspadai Lima Titik Rawan Macet di Jateng, Ini Lokasinya.. Kendaraan melintas di jalan tol Pejagan-Pemalang, Brebes Timur, Jawa Tengah, Kamis (9/5/2019). - ANTARA/Oky Lukmansyah

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG – Arus mudik Lebaran 2019 kemungkinan akan lebih lancar dibanding tahun sebelumnya, menyusul sudah beroperasinya secara penuh tol Trans Jawa.

Namun bukan berarti mudik kali ini akan terbebas dari kemacetan. Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, bahkan menyebut kemacetan saat arus mudik maupun balik Lebaran 2019 tidak bisa dihindari karena banyak kendaraan pemudik yang melintas.

Advertisement

Total ada sekitar 8,9 juta pemudik yang diprediksi akan menyerbu wilayah Jateng atau naik sekitar 10,5% dibanding tahun 2018 lalu.

Guna mengantisipasi kemacetan itu, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng) pun telah melakukan sederet persiapan. Salah satu persiapan itu antara lain yakni, memetakan jalur-jalur mudik yang rawan kecelakaan lalu lintas maupun berpotensi macet.

Informasi yang diperoleh JIBI dari Polda Jateng, Senin (27/5/2019), total ada sekitar lima lokasi rawan kemacetan saat masa mudik Lebaran nanti. Kelima lokasi itu berada di luar jalur tol, yakni jalur pantura Brebes-Tegal, jalan pantura Batang, jalan pantura Sayung, Demak, jalur selatan Tonjong-Brebes, dan jalur lingkar Selatan.

Direktur Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Pol. Rudi Antariksawa, memberikan perhatian khusus terhadap jalur-jalur yang berpotensi menghadirkan kemacetan saat masa mudik nanti, terutama di jalur selatan atau yang dilalui kendaraan dari exit Tol Pejagan, Brebes menuju Banyumas.

“Di situ rawan kemacetan. Kemarin di situ ada pengerjaan betonisasi, tapi ini dihentikan. Memang jalannya jadi masih bergelombang, tapi setidaknya bisa dilalui dua arah dan tidak mengurangi kemacetan,” ujar Rudy kepada wartawan.

Selain infrastruktur jalan yang kurang baik, kemacetan juga disebabkan di jalur tersebut ada pusat keramaian berupa pasar. Rudi menyebut setidaknya ada tiga pasar yang ada di sepanjang jalur Brebes menuju Banyumas, yakni Pasar Tumpang, Pasar Lonjong, dan Pasar Lawangan.

“Kalau yang macet itu hampir di semua daerah di Jateng ada. Tapi yang patut diwaspadai hanya beberapa,” ujarnya.

Sementara itu, jika jalur non-tol yang berpotensi macet di enam titik tersebut, maka di jalur tol kemacetan kemungkinan akan hadir di exit tol Brebes barat.

Lokasi ini rawan macet karena merupakan akhir dari jalur one way, tepatnya di KM 262. Selain itu, jalur ini juga merupakan perpindahan arus dari jalur B ke jalur A dan titik pertemuan antara kendaraan dari arah Jakarta dan Semarang.

Kendati demikian, Rudi menyebut jalur one way itu kemungkinan bisa diperpanjang sehingga titik kemacetan di tol pun bisa berpindah, tidak lagi di Brebes barat.

One way pengendalinya dari Mabes Polri. Sesuai rencana awal sampai Brebes Barat, tapi kalau [kendaraan] arah Semarang-Jakarta sepi, ada kemungkinan diperpanjang sampai Kalikangkung,” imbuh Rudi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Advertisement

alt

Pemkab Sleman Sosialisasikan Program Kampung Hijau

Sleman
| Sabtu, 20 April 2024, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Kota Isfahan Bukan Hanya Pusat Nuklir Iran tetapi juga Situs Warisan Budaya Dunia

Wisata
| Jum'at, 19 April 2024, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement