Mandira Baruga Yogyakarta Berbagi Kebahagiaan dengan 350 Anak Yatim

Direktur Utama Mandira Baruga Ulla Nuchrawaty (empat kanan)ketika memberikan bingkisan kepada perwakilan panti asuhan dalam buka puasa dengan 350 anak yatim di Mandira BallroomAyola Tasneem Convention Hotel, Jogja, Kamis (23 - 5).
24 Mei 2019 23:47 WIB Kusnul Isti Qomah News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Bulan Suci Ramadan merupakan momen yang tepat untuk mengawali jalinan hubungan baik antar sesama manusia. Salah satu agenda rutin Ramadan, Mandira Baruga Yogyakarta (Ramayana Ballet Purawisata & Ayola Tasneem Convention Hotel Yogyakarta) kembali menyelenggarakan buka puasa bersama 350 anak yatim di DIY pada Kamis (23/5/2019).

Direktur Utama Mandira Baruga Ulla Nuchrawaty mengatakan buka puasa bersama itu bertajuk Berbagi dan Berbahagia Bersama dan diselenggarakan di Mandira Ballroom–Ayola Tasneem Convention Hotel, Jalan Brigjend. Katamso–Ireda, Keparakan, Mergangsan, Jogja. Acara ini diikuti oleh direksi dan karyawan Mandira Baruga, perwakilan dari warga sekitar, donatur, dan anak-anak yatim.

"Sebanyak 350 anak yatim tersebut berasal dari PAY Khoirunisa, PAY Sinar Melati, PAY Ibnu Fattah Putra, PAY Miftahunnajah, PAY Amanah, dan Anak Asuh Takmir Masjid Jami Kintelan [Anmaskin]," ungkap dia kepada wartawan di sela-sela acara, Kamis.

Sebelum memasuki gedung, para anak yatim terlebih dahulu menerima santunan berupa uang tunai sekaligus suvenir untuk anak. Kemudian, mereka mengikuti pembukaan pada pukul 16.00 WIB yang diawali pembacaan ayat suci Alquran dan sari tilawah oleh Lisa dan Suhaibah dari PAY Khoirunisa.

Sebelum acara inti berupa tausiyah dan doa bersama Ustaz Bimo, anak-anak dihibur oleh penampilan Tedjo Badut. Acara kemduian dilanjutkan dengan berbuka puasa dan salat Magrib berjemaah. Ketika berbuka puasa, mereka menikmati beraneka hidangan yang sudah dipersiapkan oleh Chef Sarno dan timnya.

Kegiatan sosial yang rutin digelar setiap tahun dan sudah berlangsung 10 tahun. "Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan rasa kepedulian dan menjadi momen yang tepat untuk mempererat tali persaudaraan antarsesama di bulan suci Ramadan. Untuk kebaikan kita harus membagi semua. Senyum saja dibagi. Hanya penyakit yang jangan dibagi," jelas dia.