Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
llustrasi penjara./Harian Jogja
Harianjogja.com, LANGKAT--Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai, Kabupaten Langkat, melarikan diri pada saat peristiwa pembakaran lembaga pemasyarakatan tersebut, Kamis (16/5/2019). Hingga kini, sebanyak 62 napi masih buron.
"Petugas masih terus melakukan pencarian terhadap para narapidana yang melarikan diri," kata Kepala Sub Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Langkat AKP Arnold Hasibuan, di Stabat, Minggu (19/5/2019).
Arnold Hasibuan mengungkapkan hasil pengecekan terakhir yang dilakukan ternyata jumlah narapidana yang melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Simpang Ladang Hinai sebanyak 170 orang.
Hingga saat ini yang berhasil ditangkap ataupun menyerahkan diri kembali sebanyak 108 orang sedangkan yang belum ditangkap atau masih melarikan diri sebanyak 62 orang, katanya.
Para napi yang belum tertangkap itu masing-masing adalah Zulkifli Zebua bin Sanil Arifin, Ferry Pratama Silitonga, Syawaluddin bin Anuar Wasyak, Taufik Wahyudi Ginting bin Miaman, Khairul Anwar bin Ahdat, Eriyan bin M Nasir, Iwan Taufik bin Baharuddin, Daviv Saragih bin Jefri Ari Saragih, Suriadi Ginting bin Suratman Ginting.
Selanjutnya Dedi Istianda bin Suardi, Muhd Zailan Nasution bin Saud Nasution, Chairul Azhari Pulungan bin Ahmad Damuri, Eko Prasetyo bin Binasar, Ucok Siregar bin Sugimun, Abdul Rahman Pulungan bin Umar, Andri Prabudi, Roni J Tampubolon bin Joni Tampubolon, Irwansyah bin Legiman, Daniel Gurusinga bin Padi Gurusinga, Rahmad Hidayat bin Samsir Nasution, Khairul Anwar bin Ahdat, Jamal Basri bin Abu Bakar, Amiruddin bin Mukhtar.
Kemudian Muhammad Rizky bin Muslim, Ali bin Salim, Syawalul Bahri bin Misrah, Novriansyah bin Sunardiman, Azmar, Sulaiman bin Usman, Sulaiman Saat bin Saat, Riski Gunawan bin Rono, Burhanuddin bin Rafi, Taufik Wahyudi Ginting bin Arhum Laman Ginting, Alfansyah bin Alamsyah, Sofwan Arqam, Fahmi Lubis bin Ridwan Lubis, Syafrizal bin Johan, Doni Atmaja, Syahril bin Arani, Hendra Sinaga bin ganti Sinaga.
Juga Zulkifli Sinaga bin Rizaman Sinaga, Ibrahim bin M Saleh, Eri Afrida, Abdul Halid bin Rasian, Supriadi bin Mukmin, Agus Tono, Ali Amrin Hasibuan bin Addin Hasibuan, Andri Prabudi, Sarman Syahputra bin Ibrahim, Muhammad Rizki Lubis bin Mhd Tayib, Muhammad Rizky Siregar, Muhammad Isa Daulay, Muhammad Bani bin M Tamin, Zetliandari Nasution bin Aswan Nasution, Rudianto bin Alinafiah, Fadli bin Sugianto, Saprizal saragih bin Zumakir Saragih, Rimpal Falestin bin M Yasim Mahmud, Azmar, Sudirman bin Ismail dan Octo Prabudi bin Putra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.
Polresta Sleman buka suara soal curhatan Shinta Komala yang mengaku jadi korban kriminalisasi terkait dugaan penggelapan iPhone.
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.