Penurunan TBA Memicu Kelangkaan Tiket Pesawat Jelang Lebaran

Ilustrasi - Aktivitas penerbangan di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (18/12/2018). - ANTARA/Yulius Satria Wijaya
13 Mei 2019 21:37 WIB Rio Sandy Pradana News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Penurunan tarif batas atas (TBA) maskapai penerbangan diperkirakan membuat masyarakat kesulitan mendapatkan tiket pesawat. Terutama jika jumlah penerbangan tambahan yang diajukan tidak maksimal.

Sekretaris Jaringan Penerbangan Indonesia Gerry Soedjatman mengatakan, dampak penurunan TBA adalah maskapai harus ikut menurunkan tarifnya agar tidak melampaui koridor tersebut. Harga yang akan dibayar oleh masyarakat juga akan semakin rendah dibandingkan dengan sebelumnya.

"Siap-siap bakal cepat habis saja tiketnya, karena harga murah, tetapi kapasitas kursinya tidak berbeda jauh," kata Gerry, Senin (13/5/2019).

Pihaknya khawatir akan banyak masyarakat yang tidak mendapatkan tiket penerbangan pada saat menjelang Lebaran karena harga yang murah. Hal tersebut bisa memicu bentuk protes baru.

Di sisi lain, lanjutnya, bagi maskapai akan berdampak negatif. Lebaran yang biasanya identik dengan peningkatan permintaan dan harga yang mendekati TBA, justru harus diturunkan.

Menurutnya, wajar apabila maskapai protes terhadap kebijakan tersebut. Pendapatan yang diraup dari penjualan tiket menjadi tidak optimal kendati sudah mengeluarkan penerbangan tambahan. "Jangan sampai ada yang nyinyir, percuma harga murah kalau kehabisan [tiket], sama saja bohong," ujarnya.

Meski demikian, Gerry menilai maskapai masih bisa mengajukan peninjauan ulang atas kebijakan tersebut kepada pemerintah. Akan tetapi, penurunan TBA harus tetap diimplementasikan terlebih dulu.

Sumber : Bisnis.com