SBY Disebut Licik dan Tak Ingin Prabowo Jadi Presiden, Kubu Demokrat Angkat Bicara

Ferdinand Hutahaean - Istimewa
10 Mei 2019 03:07 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Mayjen (purn) Kivlan Zein sempat menyebut Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhyono (SBY) licik dan tak ingin jenderal lain jadi presiden. Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean pun merespons komentar itu. 

Lewat akun Twitternya, Kamis (9/5/2019) @ferdinandHaean2 mencuit bahwa Kivlan Zein sedang melakukan fitnah, ketika menuding SBY tak ingin Prabowo jadi capres di pilpres 2019.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kivlan Zein merespons status Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief di Twitter yang menyebut ada setan gundul di lingkaran calon presiden Prabowo Subianto. Dia tidak terima dengan status tersebut. 

 Kivlan mengatakan bahwa orang yang menyebut individu lain setan gundul sama saja dengan menunjuk kepada dirinya sendiri. 

“Dia [Andi] yang setan. Masa kita [tim sukses Prabowo-Sandi] dibilang setan gundul,” katanya saat aksi di depan Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (9/5/2019). 

Kivlan menjelaskan bahwa kader Demokrat adalah orang yang tidak jelas komitmennya. Itu termasuk ketuanya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

“Dia [SBY] mau mencopot Prabowo supaya jangan jadi calon presiden dengan gayanya segala macam,” jelasnya. 

Kivlan mengetahui sifat sejak lama di dunia militer. Ini karena SBY adalah juniornya. 

“Dia tak ingin ada jenderal lain yang jadi presiden. Dia ingin dirinya sendiri dan dia orangnya licik. saya yang mendidik dia,”ucapnya.

 

Sumber : bisnis.com