Prabowo Tegaskan Korporasi Pelaku Karhutla Akan Ditindak
Prabowo menegaskan korporasi yang terbukti membakar hutan akan ditindak hukum. Empat perusahaan di Kalbar kini dalam penyelidikan.
Ilustrasi Presiden Joko Widodo bertemu para pimpinan serikat pekerja di Istana Bogor hari ini, sepekan menjelang pelaksanaan Hari Buruh 1 Mei 2019. /Ist- Instagram Jokowi
Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menemui Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka untuk berterima kasih karena pemilu telah berjalan dengan baik.
"Kami dari BPIP ingin mengucapkan terima kasih dan selamat karena pemilu telah berjalan dengan baik," kata Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri saat bertemu Presiden di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (9/5/2019).
Presiden Jokowi menerima sejumlah anggota Dewan Pengarah BPIP pada sekitar pukul 11:30 WIB. Megawati menjelaskan dalam pertemuan itu akan membahas sejumlah hal terkait kondisi terkini bangsa Indonesia.
Sejumlah anggota BPIP yang hadir antara lain Mahfud MD, Said Aqil Siradj, Ahmad Syafii Maarif, Tri Sutrisno, Sudhamek, Wisnu Bawa Tenaya, dan Andreas Anangguru Yewangoe, serta Romo Benny Susetyo.
Sementara itu Presiden didampingi oleh Menko Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo menegaskan korporasi yang terbukti membakar hutan akan ditindak hukum. Empat perusahaan di Kalbar kini dalam penyelidikan.
Sekitar lima hingga tujuh perusahaan berminat berinvestasi di kawasan industri Piyungan, Bantul. Namun, status kawasan masih menunggu kepastian pusat.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.