Advertisement
Pasca Bom, Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Sri Lanka Turun
Polisi berjaga di Gereja St Anthony's Shrine di Kolombo, Sri Lanka pascaledakan bom yang menewaskan ratusan jiwa, Minggu (21/4/2019) lalu. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Pasca pengeboman mematikan yang terjadi di Sri Lanka pada Minggu Paskah lalu, kunjungan wisatawan mancanegara ke negara itu anjlok 7,5% pada April.
"Ini merupakan dampak langsung dari serangan. Terdapat banyak pembatalan," kata Kishu Gomes, pimpinan Otoritas Pengembangan Pariwisata Sri Lanka kepada Reuters.
Advertisement
Kunjungan wisatawan asing pada April anjlok menjadi 166.975 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 180.429.
Jumlah tersebut menandai penurunan bulanan terbesar sejak berakhirnya perang saudara satu dekade lalu.
BACA JUGA
Lebih dari 250 orang tewas, termasuk 42 warga asing, saat pengebom bunuh diri menyerang sejumlah gereja dan hotel mewah di Pulau Samudera Hindia pada 21 April.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Muncul Antraks, DPRD DIY Kebut Raperda Keamanan Pangan Hewani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 3 Titik Wisata di Gunungkidul Ini Diprediksi Paling Padat Saat Lebaran
- Transaksi Tetap Jalan Saat Libur Lebaran, Ini Layanan BNI di Jateng
- Cuaca Lebaran di Jogja Bisa Berubah Cepat, Ini Kata BMKG
- Harga Minyak Dunia Bergerak, BBM Subsidi Belum Ikut Naik
- Lady Bikers Scoopy Berbagi Sembako Saat Ngabuburit
- Indonesia Cari Sumber Baru Impor Minyak Mentah
- Sampah Bantul Naik Saat Lebaran, Area Wisata Jadi Sorotan
Advertisement
Advertisement








