Air India Express Dapat Ancaman Bom di Udara, Singapura Kerahkan 2 Jet Tempur untuk Mengawal

Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika Rabu, 16 Oktober 2024 14:57 WIB
Air India Express Dapat Ancaman Bom di Udara, Singapura Kerahkan 2 Jet Tempur untuk Mengawal

Tiket pesawat - Ilustrasi freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Angkatan udara Singapura mengerahkan dua jet tempur pada Selasa (15/10/2024) waktu setempat merespons adanya ancaman bom pada penerbangan Air India Express menuju negara tersebut.

Mengutip Reuters pada Rabu (16/10/2024), Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen menjelaskan, dua jet F-15SG angkatan udara Singapura bergegas dan mengawal penerbangan Air India AXB684 menjauh dari daerah berpenduduk setelah maskapai tersebut menerima email bahwa ada bom di dalam pesawatnya.

Ng Eng Hen mengatakan, pesawat dikawal dan mendarat dengan selamat di Bandara Changi pada pukul 22.04 hari Selasa. Dia menambahkan bahwa sistem pertahanan udara berbasis darat dan tim penjinak bahan peledak Singapura juga diaktifkan. “Setelah mendarat, pesawat diserahkan ke polisi bandara,” kata Ng.

BACA JUGA : Hasil Table Top di Bali, Asita DIY Sebut Masih Banyak PR untuk Gaet Wisman ke Jogja

Mengutip Channel News Asia, Kepolisian Singapura (SPF) mengatakan pihaknya diberitahu tentang ancaman bom tersebut sekitar pukul 20.25 waktu setempat. Polisi juga menyelesaikan pemeriksaan keamanan setelahnya dan tidak ada barang ancaman yang ditemukan.

“Polisi menanggapi ancaman keamanan dengan serius dan tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap mereka yang dengan sengaja menimbulkan kekhawatiran publik,” tambah SPF.

Air India Express adalah anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Air India dan bagian dari grup Tata. Penerbangan AXB684 lepas landas dari Madurai sekitar pukul 13.54 dan dijadwalkan mendarat di Singapura sekitar pukul 20.50, menurut situs pelacakan penerbangan Flightradar24.

Gangguan ini adalah salah satu dari beberapa penerbangan yang lepas landas dari India yang terganggu pada hari Senin dan Selasa karena ancaman bom, lapor media di India. Penerbangan Air India Express dari Ayodhya ke Bengaluru juga menerima ancaman bom palsu pada hari Selasa, menurut NDTV.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online