Top Ten News Jogja 11 Juli, Jampidsus, Bupati Sukoharjo, Mandala Krida
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Seismograf gempa bumi - Ilustrasi/StockCake
Harianjogja.com, PALU—Gempa bumi kuat kembali mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Berdasarkan laporan resmi BMKG, gempa berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi pada pukul 10.27 WIB dan sempat memicu kepanikan warga.
BMKG menjelaskan, pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,13 LS dan 120,23 BT, atau sekitar 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10 kilometer. Karakter gempa yang tergolong dangkal ini membuat guncangan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah sekitar.
Meski demikian, hasil analisis menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hal ini disebabkan oleh mekanisme sumber gempa yang tidak memicu pergerakan vertikal dasar laut secara signifikan.
Tak lama setelah gempa utama, aktivitas seismik kembali terdeteksi. Lembaga United States Geological Survey mencatat gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 yang terjadi sekitar tiga menit kemudian di lokasi tak jauh dari episentrum awal.
Dampak Masih Didata
Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari BPBD terkait kerusakan maupun korban jiwa. Namun, warga dilaporkan berhamburan keluar rumah dan bangunan saat guncangan terjadi.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang mengalami retak atau kerusakan serta memastikan kondisi lingkungan sekitar aman sebelum kembali beraktivitas.
Aktivitas Gempa di Palu Sepanjang 2026
Sepanjang 2026, wilayah Palu dan sekitarnya memang tercatat mengalami peningkatan aktivitas gempa. Berdasarkan data BMKG:
Aktivitas ini tidak lepas dari posisi geografis Sulawesi yang berada di zona pertemuan beberapa lempeng tektonik aktif, termasuk Sesar Palu-Koro yang dikenal sangat aktif dan berpotensi memicu gempa kuat.
Masyarakat Diminta Tetap Tenang
BMKG menegaskan bahwa gempa bumi tidak dapat diprediksi secara pasti. Oleh karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana.
Edukasi mengenai langkah penyelamatan diri saat gempa, seperti berlindung di bawah meja kokoh, menjauhi kaca, serta segera menuju area terbuka setelah guncangan reda, perlu terus disosialisasikan.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat sistem mitigasi bencana, termasuk kesiapan jalur evakuasi dan ketahanan infrastruktur.
Gempa M6,7 yang mengguncang Palu kali ini menjadi pengingat bahwa wilayah Indonesia, khususnya Sulawesi, masih sangat rentan terhadap aktivitas seismik. Kewaspadaan dan kesiapan menjadi hal mutlak untuk mengurangi dampak yang lebih besar di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
Pemkab Kulonprogo memetakan usulan pembangunan dari kalurahan, mulai irigasi, lampu jalan hingga dampak proyek tol untuk diprioritaskan.
Ceker ayam enak dan kaya kolagen, tapi waspadai 11 risiko: kolesterol, tekanan darah, berat badan, natrium, dan gangguan pencernaan. Simak selengkapnya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.