Demo Hari Ini di 5 Titik Jakarta, Ribuan Polisi Dikerahkan
Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa di 5 titik Jakarta Pusat, Jumat 19 Juni 2026.
Aktifis perempuan Ratna Sarumpaet memberi keterangan tentang kasus penganiyaannya yang tersebar ke media sosial saat konferensi pers di rumahnya, Kampung Melayu kecil, Jakarta, Rabu (3/10/2018). /Suara.com-Muhaimin A Untung
Harianjogja,com, JAKARTA--Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang dihadirkan sebagai saksi dipersidangan Ratna Sarumpaet menghargai sikap terdakwa yang mengakui kebohongannya terkait dengan penganiayaan yang bersangkutan.
Fahri mengakui mengontak Ratna setelah mengetahui dari berita yang beredar mengenai Ratna Sarumpaet yang disebut telah dianiaya di Bandung hingga mukanya lebam. Namun, baru direspons pada tanggal 3 Oktober sebelum Ratna melakukan konferensi pers.
"Sore menjelang konferensi pers telepon saya dijawab, di situ Bu Ratna mengatakan akan minta maaf," kata Fahri.
"Saya [Ratna Sarumpaet] akan akhiri ini dan sebentar lagi saya akan konferensi pers. Saya akan mengakui bahwa saya berbohong," kata Fahri mengutip Ratna.
Karena mendengar pengakuan tersebut langsung dari Ratna, Fahri menghargainya. "Bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan," ujar Fahri.
Ia melanjutkan, "Saya menghargai karena itu di antara yang paling berat dalam hidup kita. Mengoreksi kesalahan yang kita buat. Menurut saya itu luar biasa dan beliau lakukan itu dengan tenang."
Fahri mengaku sempat mempercayai kebohongan yang Ratna buat, bahkan merespons berita penganiayaan tersebut dengan cukup keras. Namun, setelah Ratna meminta maaf, dia pun menganggap permasalahan selesai. "Saya anggap peristiwa ini hanya 2 hari. Setelah itu, beliau mengaku dan saya anggap selesai," katanya.
"Ancaman kebebasan berpendapat adalah ancaman pada demokrasi kita. Itu adalah dasar sikap spontan saya dan teman-teman kepada Bu Ratna. Akan tetapi, ketika beliau meminta maaf, itu selesai menurut saya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 4.263 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan unjuk rasa di 5 titik Jakarta Pusat, Jumat 19 Juni 2026.
Marc Márquez menilai bukan perangkat start, melainkan frekuensi start MotoGP yang meningkatkan risiko kecelakaan di tikungan pertama.
Axioo kembali memperluas jajaran laptop produktivitasnya melalui peluncuran Axioo Hype AMD X1, laptop entry-level yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman
Tiongkok membuka laboratorium chip cahaya di Shanghai untuk kembangkan komputasi fotonik sebagai strategi baru AI dan kemandirian teknologi.
Kemarau di Gunungkidul meningkatkan risiko kebakaran lahan. BPBD catat tiga kejadian sejak Mei dan imbau warga waspada.
FIFA mengubah aturan Piala Dunia 2026 setelah Thomas Tuchel mengeluhkan tidak bisa melihat pemain Inggris saat lagu kebangsaan berlangsung.