Advertisement
Viral Kaus Berlogo FPI Bekas Demo BTP Dijual Online, Ini yang Bikin Warganet Terkejut
Kaus FPI bernoda darah bekas demo Ahok dijual Rp800.000 - Twitter
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Foto kaus putih lengan panjang berlogo Front Pembela Islam (FPI) yang dijual dengan harga tinggi mencapai Rp800.000 ramai di jagat maya.
Kaus ini disebut sebagai kaus edisi khusus atau special edition lantaran masih ada bekas noda darah dan pernah digunakan saat melakukan aksi demonstrasi menuntut Basuki Tjahaja Purnama (BTP)alias Ahok pada 2012 silam.
Advertisement
Penjualan kaus yang disebut begitu bersejarah ini pun mendadak viral di media sosial. Akun Twitter @midiahn mengunggah foto kaus tersebut.
"Khusus jual, FPI long shirt special edition udah pernah dipakai demo Ahok pas 2012, minus lengan belakang ada darah bekas dulu tawuran, 800 k," tulis keterangan dalam foto yang diunggah akun itu seperti dikutip, Jumat (3/5/2019).
BACA JUGA
Dalam foto yang diunggah, tampak kaus berwana putih lengan panjang itu tertulis 'FPI Front Pembela Islam, Hidup Mulia atau Mati Syahid'. Pada bagian bahu yang berwarna hijau tampak ada bercak noda.
Unggahan foto kaus tersebut menjadi perbincangan warganet. Banyak yang terkejut melihat harga yang dibanderol untuk kaus tersebut. Ada yang menyebut kaus ini wajib dibeli kolektor. Ada pula warganet yang ingin membeli agar terlihat gagah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sengketa Tanah di Kulonprogo, Petani Diusir dari Lahan Sendiri
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Aturan Baru Pajak Mobil Listrik Berlaku, Industri Diminta Tetap Tumbuh
- Indonesia Protes Keras Spanduk Israel di RS Gaza
- Polisi Buru 5 Anggota Geng Remaja Tewaskan Pelajar Bantul
- Pemda Punya Peluang Investasi Kendaraan Listrik
- KPK Usut Suap Kereta Api Mantan DPR Sudewo
- MA Tolak Kasasi Terpidana Penipuan Jual Beli Perusahaan di Bantul
- 190 Pejabat Sleman Resmi Dilantik Bupati Harda
Advertisement
Advertisement








