Advertisement
Pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta Ditargetkan Rampung Akhir 2019
Proses pengerjaan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo, Rabu (24/4/2019). - JIBI/Bisnis Indonesia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) menargetkan pembangunan struktur dan fasilitas pelengkap Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA) di Kecamatan Temon, Kulonprogo akan rampung pada akhir 2019.
Sekretaris Perusahaan AP I Handy Heryudhitiawan mengatakan pembangunan struktur YIA hingga saat ini masih terus dilaksanakan dan diperkirakan kelar akhir tahun ini. YIA sekarang sudah dapat dioperasikan, memiliki terminal seluas 12.900 m² untuk melayani penerbangan domestik.
Advertisement
"Hal ini mengingat masih adanya pekerjaan penyelesaian bangunan, seperti gedung terminal dan gedung administrasi. Sesuai kontraknya memang akhir tahun ini," kata Handy, Kamis (2/5/2019).
Dia menambahkan, luas terminal yang sudah siap tersebut memang masih sebagian, sehingga hanya mampu melayani beberapa penerbangan saja. Adapun, total terminal mencapai 210.000 m² saat dioperasikan penuh pada akhir 2019.
Secara umum, fasilitas sisi udara (airside) YIA ini sudah siap 100% dengan panjang landas pacu (runway) 3.250 meter dan lebar 75 meter. Spefisikasi runway ini mampu didarati pesawat berlorong ganda (twin aisle) seperti Boeing 777-300 dan Airbus A380.
Adapun, fasilitas Penyelamatan Kecelakaan Pesawat - Pemadam Kebakaran (PKP-PK) di YIA masuk ke dalam Kategori 8. Di sisi darat (landside), pada terminal penumpang tersedia 12 konter check-in, dua unit mesin x-ray, dua unit walk through metal detector (WTMD), 400 kursi tunggu, enam loket imigrasi di kedatangan dan keberangkatan, serta dua unit bag conveyor belt.
Sementara, fasilitas standar pelayanan bandara lainnya yang sudah tersedia yaitu signage, konter informasi, flight information display system, announcement, informasi transportasi lanjutan, customer service dengan tenaga yang berasal dari warga lokal Kulon Progo, Tourist Information Center, difable lounge, difable toilet, difable lift, difable drop zone, 132 tenaga facilities care, nursery room, kid zone, reading corner, troli sebanyak 400 unit.
AP I optimistis dengan kapasitas tampung 14 juta penumpang per tahun pada saat beroperasi penuh, YIA akan menggantikan sebagian besar peran Bandara Adi Sutjipto yang sudah jenuh dengan daya tampung 1,7 juta penumpang per tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Jadwal Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jam Puncaknya
- DPR Minta KBRI Ambil Langkah Darurat Lindungi Jemaah Umrah Indonesia
- Hutan Rehabilitasi IKN Mulai Dihuni Satwa, Burung Kembali Berdatangan
- Emergency Alert Abu Dhabi Berakhir, UEA Nyatakan Situasi Aman
- Jadi Sorotan Publik, Gubernur Kaltim Kembalikan Mobil Dinas Rp8,49 M
Advertisement
Lahan Koperasi Desa Merah Putih Jogja Sulit Penuhi Syarat 600 Meter
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- UEA dan Irak Kandidat Gantikan Iran di Piala Dunia 2026
- Rute Sama seperti Nataru, Sleman Antisipasi Lonjakan Mudik
- Pemain Buang Waktu di Piala Dunia 2026 Disanksi
- Apple Rilis MacBook Rp9 Jutaan, Ini Fitur Dipangkas
- FIA Cabut Aturan Dua Pit Stop Monaco 2026
- Dewa United vs Bhayangkara FC: Perebutan Poin Krusial
- Bezzecchi Juara MotoGP Thailand, Marquez Gagal Finis
Advertisement
Advertisement





