Advertisement

JK Usulkan Ibu Kota Pindah Mamuju, Sutopo BNPB: Di Sana Dikelilingi Sesar Aktif Pemicu Gempa

Newswire
Selasa, 30 April 2019 - 18:27 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
JK Usulkan Ibu Kota Pindah Mamuju, Sutopo BNPB: Di Sana Dikelilingi Sesar Aktif Pemicu Gempa Wakil Presiden Jusuf Kalla. - Antara/Mohammad Ayudha

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Usulan Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk memindahkan Ibu Kota Indonesia ke Mamuju, Sulawesi Barat mendapat tanggapan serius dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BPNB menilai wilayah tersebut tidak cocok dijadikan ibu kota negara karena rawan bencana.

Hal itu disampaikan Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dari aspek kebencanaan.

Advertisement

Sutopo menerangkan, Mamuju dikelilingi oleh beberapa sesar aktif yang bisa berpotensi menimbulkan gempa bumi. Meski pusat gempa tidak berada langsung di wilayah itu, namun letaknya yang dikelilingi sesar bisa berdampak besar pada Mamuju jika terjasi gempa.

"Tentu kalau kita melihat tatanan geologis di sana, ketika terlepas energinya kemudian gempa. Apalagi pusat gempanya di sana pasti akan dapat merusak wilayah Mamuju," kata Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019).

Ia menerangkan, beberapa sesar aktif di sana adalah sesar makasaar trans, sesar palu koro, sesar poso, sesar matano, sesar lawanopo dan sesar walanae.

Meski begitu, Sutopo menyebut Mamuju relatif aman dari bencana tsunami dan erupsi gunung berapi.

"Tetapi rawan dari banjir, rawan dari longsor, dan rawan dari banjir bandang. Pengalaman Maret 2018 lalu terjadi banjir yang cukup besar ribuan masyarakat terdampak, rumah ribuan yang terendam banjir. Artinya daerah tersebut tidak aman," kata Sutopo.

Dalam rapat terbatas, Presiden RI Jokowi mengatakan Wakil Presiden Jusuf Kalla menyarankan pemindahan ibu kota ke wilayah Mamuju, Sulawesi Barat.

"Pak Wapres silakan, tadi bisik-bisik mengusulkan Mamuju," kata Jokowi di Kantor Presiden, Senin (29/4/2019).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Kambing dan Domba Jadi Andalan, UGM Genjot Ilmu Ratusan Peternak DIY

Sleman
| Sabtu, 04 April 2026, 15:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement