Advertisement
Wow, 2 Kuintal Getuk Diperebutkan Warga dalam Gerebek di Alun-Alun Magelang
Ilustrasi. - Antarafoto
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG-- Warga Kota Magelang Jawa Tengah memeringati Hari Jadi ke-1.113 Kota Magelang tahun 2019. Dua gunungan yang terbuat dari dua kuintal getuk diperebutkan masyarakat dalam tradisi gerebek getuk di Alun-Alun Kota Megelang, Minggu (28/5/2019).
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito di Magelang mengatakan prosesi gerebek getuk selalu diselenggarakan setiap tahun.
Advertisement
Ia menuturkan dilakukan gerebek getuk, karena Kota Magelang identik dengan getuk maka dilakukan kirab getuk untuk mengenalkan pada dunia luar
Ia menyampaikan setiap tahun ada yang berbeda, sehingga tidak monoton ada perubahan-perubahan.
BACA JUGA
"Kotanya boleh tua atau berusia tetapi semangat wajah kota kita harus muda," katanya.
Ia mengatakan kota yang semakin tua ini diharapkan masyarakatnya bertambah guyup, semangat, rukun, dan kotanya bertambah bersih dan maju serta masyarakatnya sejahtera.
Koordinator tim pembuat getuk, Bejo menuturkan ada dua gunungan yang diperebutkan dalam gerebek getuk ini, yakni gunungan lanang dan gunungan wadon.
Ia menyebutkan gunungan lanang dengan tinggi 3,5 meter dan gunungan wadon setinggi 2,5 peter.
"Kedua gunungan getuk tersebut dibuat sejak Sabtu (27/4/2019) hingga Minggu pagi di halaman Masjid Kauman Kota Magelang," katanya.
Dalam gerebek tersebut, gunungan lanang dipikul 10 orang, sedangkan gunungan wadon dipikul 8 orang menuju alun-alun.
Prosesi gerebek getuk diikuti perwakilan dari 17 kelurahan di Kota Magelang, masing-masing membawa gunungan palawija diikuti perwakilan warga atau grup kesenian, mereka masuk ke arena alun-alun sambil menari diiringi musik gamelan.
Setelah semua peserta dari 17 kelurahan memasuki alun-alun dilakukan upacara dengan bahasa Jawa dengan inspektur upacara Wali Kota Magelang. Setelah upacara selesai diisi dengan sendratari Babad Mahardika.
Pada akhir acara dua gunungan getuk yang berada di tengah alun-alun diperebutkan warga termasuk 17 gunungan palawija dari kelurahan yang juga diperebutkan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tanpa Kembang Api, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
- Trump Pertimbangkan Jual Jet Tempur F-35 ke Turki, Israel Waspada
- Trump Klaim 95 Persen Rencana Damai Rusia-Ukraina Telah Disepakati
- 46.207 Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api Hari Ini
- Ratusan Warga Terdampak Banjir Bandang Kalimantan Selatan
Advertisement
Malam Tahun Baru 2026 di DIY Kondusif, 88 Lokasi Diamankan
Advertisement
Tiket Museum Nasional Disesuaikan, Lansia hingga Yatim Gratis
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Fokus Amankan Keramaian Malam Tahun Baru
- Tarif Listrik 2026 Tak Naik, ESDM Jaga Daya Beli Masyarakat
- Sejarah Tahun Baru, Dari Mesopotamia hingga Kalender Masehi
- Hubungan Retak di Al Hilal, Joao Cancelo Ingin ke Inter
- Lima Tahun Bersama, Fajar Fathur Rahman Pamit dari Borneo FC
- Zohran Mamdani Pimpin New York, Disumpah Pakai Alquran
- Sambut 2026, PSIM Jogja Perkuat Sinergi dengan Pemkot
Advertisement
Advertisement



