Ratifikasi Konvensi ILO, Perlindungan Awak Kapal Perikanan Diperkuat
Ratifikasi Konvensi ILO 188 ditegaskan Indonesia untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan dan menjamin standar kerja layak di sektor maritim.
Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma\'ruf Amin melakukan orasi pada Kampanye Akbar Jokowi-Ma\'ruf Amin di Lapangan Marzoeki Mahdi, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (5/4/2019)./ANTARA-Yulius Satria Wijaya
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemungutan suara Pemilu 2019 menimbulkan banyak korban jiwa dari petugas yang kelelahan. Cawapres nomor urut 01 Ma\'ruf Amin setuju dengan rencana pemberian penghargaan kepada petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) yang meninggal dunia.
"Saya kira itu sesuatu yang memang kita sangat prihatin karena banyak korban [petugas KPPS meninggal] mungkin itu karena faktor kelelahan," kata Ma\'ruf usai menghadiri Tasyakuran Sukses Pilpres di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) di Jogja, Rabu (24/4/2019).
"Yang pertama saya setuju kepada mereka [petugas KPPS yang meninggal] diberi penghargaan, diberikan juga santunan atas upaya kerja mereka," kata mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) tersebut.
Cawapres pasangan Calon Presiden (Capres) Joko Widodo itu lantas berpendapat bahwa sistem Pemilu serentak 2019 yang bersamaan memilih lima surat suara dalam satu waktu itu dipertimbangkan apabila diterapkan pada pesta demokrasi selanjutnya.
"Mungkin sistemnya itu harus perlu dipertimbangkan, karena kerja serentak dengan memilih lima pilihan, untuk menyiapkan segalanya itu mungkin terlalu lelah, sehingga perlu dievaluasi sistemnya," katanya.
Meski demikian, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif itu mengatakan, apabila terpaksanya mendatang tetap digelar pemilu serentak, harapannya tidak terlalu melelahkan maupun menjadi kerja berat bagi petugas penyelenggara tingkat TPS itu.
"Yang penting itu supaya tidak terlalu melelahkan, keinginan serentak tapi tidak melelahkan, itu perlu dirundingkan, perlu dibicarakan ulang supaya tidak banyak korban karena kelelahan," katanya.
"[Kalau lima pemilihan] itu untuk menandatangani saja sudah melelahkan, berapa surat kali sekian itu memang melelahkan. Bisa juga nanti [pileg dan pilpres dipisah] kita lihat mana yang harus kita pakai," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Ratifikasi Konvensi ILO 188 ditegaskan Indonesia untuk memperkuat perlindungan awak kapal perikanan dan menjamin standar kerja layak di sektor maritim.
KPK melakukan OTT yang turut mengamankan Bupati Muara Enim Edison. Simak profil, perjalanan karier, kekayaan, dan perkembangan kasus yang tengah ditangani KPK.
Warga Girikarto, Panggang, melakukan normalisasi jalur wisata Gesing sepanjang 5 kilometer secara swadaya untuk memperlebar akses jalan dan mengurangi risiko ke
Peminat UM-PTKIN UIN Sunan Kalijaga 2026 mencapai 10.544 orang. Jalur Mandiri masih dibuka hingga 13 Juli, termasuk Prodi Kedokteran.
Mantan pegawai Bank Mantap Purwokerto ditahan Polresta Banyumas terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Kerugian sementara mencapai Rp1,463 miliar dengan poten
Marc Marquez meraih kemenangan perdana grand prix musim 2026 di MotoGP Hungaria. Pembalap Ducati itu mengaku comeback pasca-cedera bahu terasa sangat mahal.