Di Daerah Ini Warga Rampas dan Sembunyikan Surat Suara, Ketua KPU Ditendang

Newswire
Newswire Senin, 22 April 2019 14:47 WIB
Di Daerah Ini Warga Rampas dan Sembunyikan Surat Suara, Ketua KPU Ditendang

Ilustrasi. /Bisnis-Dwi Prasetya

Harianjogja.com, JAYAPURA- Kejadian perampasan surat suara Pemilu 2019 dilaporkan terjadi di Papua.

Ketua KPU Dogiai Andreas Gobay mengatakan, surat suara milik Distrik Piyaiye saat ini masih ditahan warga setempat yang dirampas sesaat hendak dibawa ke Moanamani untuk direkap.

Bahkan selain merampas surat suara dari tangan petugas, dirinya juga sempat ditendang saat berusaha mengambil kotak suara sesaat sebelum kembali ke ibukota kabupaten, kata Gobay kepada Antara, Senin (22/4/2019).

Dia menjelaskan, insiden tersebut terjadi Minggu (21/4/2019) saat menjemput surat suara beserta petugas baik dari KPU maupun Panwas yang bertugas di Distrik Piaiye namun sesaat hendak dinaikkan ke dalam helikopter massa merebut dan membawa ke samping helikopter.

“Saya sempat turun untuk mengambil kembali namun tiba-tiba ditendang dari belakang dan kotak suaranya dibawa lari,” kata Gobay melalui telepon selularnya seraya menambahkan, rombongan kembali ke Moanamani tanpa membawa hasil rekapitulasi tingkat distrik.

Insiden yang dialami sudah dilaporkan secara lisan ke polisi dan rencananya hari ini, Senin (22/4/2019) akan dilaporkan secara resmi, kata Andreas Gobay.

DPT di Kabupaten Dogiai tercatat sebanyak 91.773 pemilih yang memilih di 10 distrik di 348 TPS.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online