AHY Bekali Taruna Akmil Hadapi Geopolitik hingga Infrastruktur
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
Ketua Kelompok Tani Gisik Pranaji, Desa Bugel, Panjatan, Sukarman, membongkar tanaman cabai di lahannya di Desa Bugel, Senin (11/2/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JAKARTA--Salah satu poin Nawacita Presiden Joko Widodo, yaitu melakukan perluasan lahan pertanian, diwujudkan Kementerian Pertanian (Kementan) dengan melakukan pemanfaatan lahan rawa. Kegiatan ini dilaksanakan melalui optimalisasi lahan rawa dan pasang surut pada 2019, melalui Program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).
Serasi dilakukan Kementan untuk mencapai ketahanan pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. "Salah satu poin dalam Nawacita presiden adalah melakukan perluasan lahan pertanian, bukan hanya cetak sawah saja. Perluasan lahan pertanian itu berarti menambah luas lahan tanaman, meningkatkan indeks pertanaman, menambah luas lahan baku juga," ujar Direktur Jenderal Sarana dan Prasarana Pertanian (Dirjen PSP) Kementan, Sarwo Edhy, Jakarta, Jumat (19/4/2019).
Sarwo mencontohkan, salah satu contoh keberhasilan Kementan dalam program ini adalah optimalisasi lahan rawa di Desa Jejangkit Muara, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Di sana ada 250 hektare hamparan padi siap panen dan telah ditunjukkan dalam Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 pada 18 - 21 Oktober lalu.
Tidak hanya itu, Kementan telah berhasil pula menanam 500 hektare padi di atas lahan rawa di Jejangkit. Sejumlah tanaman pendukung hortikultura dan perikanan juga disiapkan di lokasi tersebut.
Menurutnya, saat ini, masih ada 3.250 hektare lahan rawa yang masih dalam tahap pengerjaan di Jejangkit. Ia menjamin seluruh area tersebut akan selesai dioptimalisasi dan ditanami padi jenis Inpari.
"Total lahan rawa di Jejangkit yang akan masuk dalam program optimalisasi tahun ini adalah 4000 hektare dan saat ini masih dalam tahap pengerjaan," jelasnya.
Sarwo berharap, pemerintah daerah melanjutkan program Serasi, tidak hanya mengharapkan pemerintah pusat saja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
ISEAI mengusulkan skema B50 lebih fleksibel melalui Dynamic Blending Policy untuk menekan risiko fiskal dan menjaga keberlanjutan program.
Plt Jampidsus Rudi Margono memastikan penanganan perkara korupsi tetap berjalan usai pengunduran diri Febrie Adriansyah.
Pemda DIY menilai Gunungkidul memiliki potensi besar mengembangkan wisata geopark, kakao, kopi, dan durian dengan prinsip keberlanjutan.
KPK merespons pelimpahan tiga perkara dugaan korupsi terkait Febrie Adriansyah ke Kejaksaan dan mengajak publik menghormati proses hukum.
KPK membuka peluang memeriksa suami Bupati Sukoharjo Etik Suryani dalam kasus dugaan pemerasan di Pemkab Sukoharjo.