B50 Resmi Berlaku, Pemerintah Target Seluruh SPBU Jual Mulai Oktober
Bakom RI menyebut program B50 memperkuat ketahanan energi, mengurangi impor BBM, dan ditargetkan seluruh SPBU menjual B50 mulai Oktober 2026.
Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meggunakan hak suaranya di TPS 02, Jakarta, Rabu (17/4/2019)./Antara-Galih Pradipta]
Harianjogja.com, JAKARTA—Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2 Sandiaga Uno menderita gangguan lambung dan radang tenggorokan.
Sandiafa tidak menghadiri acara Syukur Kemenangan Indonesia di depan rumah capres Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (19/4/2019). Acara tersebut merupakan pesta kemenangan setelah Prabowo dan Sandiaga mengklaim menjadi pemenang Pilpres 2019.
Staf pribadi Sandiaga Uno, Yuga Aden, mengakui bosnya mengalami gangguan lambung dan radang tenggorokan.
Hal itu diketahui setelah Sandiaga diperiksa oleh Dokter Kartariadi Gandadinata, ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Awal Bros.
“Hasil pemeriksaan sore ini diketahui Sandiaga memiliki gangguan lambung dan radang tenggorokan,” ujar Yuga, Jumat malam.
Sandiaga tak hanya diperiksa oleh satu dokter. Dalam pemeriksaan di rumah Sandiaga, ada pula pemimpin RS Awal Bros, yakni Prof Yos E Susanto, dan Ibu Leona. Setelah pemeriksaan, tim dokter juga menyarankan Sandiaga melakukan cek darah dan kolesterol, Sabtu (20/4/2019) besok.
“Bang Sandiaga juga sempat meminta izin ke dokter agar boleh berolahraga. Tapi Dokter Kartariadi tak mengizinkan. Abang disuruh istirahat total.”
Sementara Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandiaga, Andre Rosiade menganggap sang cawapres sudah terlihat lelah dan sakit sejak Kamis (18/4/2019) sore. Andre menyebut, Sandiaga kelelahan karena harus mengunjungi 1.550 lokasi selama delapan bulan kampanye pilpres.
“Teman-teman kan bisa bayangkan berkeliling ke 1.550 titik, beliau pulang jam satu malam, lalu jam empat pagi, setengah lima sudah keluar rumah lagi untuk beraktivitas,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Bakom RI menyebut program B50 memperkuat ketahanan energi, mengurangi impor BBM, dan ditargetkan seluruh SPBU menjual B50 mulai Oktober 2026.
DPR mempercepat pembahasan RUU Ketenagakerjaan dengan menyerap masukan saat reses agar target pengesahan pada 2026 sesuai putusan MK tercapai.
Penertiban kawasan hutan terus dievaluasi secara berkala melalui koordinasi lintas lembaga untuk memastikan target Perpres Nomor 5 Tahun 2025 tercapai.
DPRD Temanggung menilai pembatasan nikotin dan tar berpotensi mengurangi serapan tembakau lokal serta berdampak pada petani jika diterapkan.
Proyek kereta gantung Prambanan memasuki tahap akhir penyesuaian LP2B. Setelah persetujuan ATR/BPN terbit, proses perizinan akan dilanjutkan.
Mandatori B50 resmi diterapkan nasional. Kebijakan ini ditargetkan memperkuat swasembada energi, menghemat devisa, dan mengurangi impor solar.