Advertisement

Penyebutan Nama Calon Menteri Penting sebagai Strategi Politik

M. Taufikul Basari
Sabtu, 13 April 2019 - 11:57 WIB
Budi Cahyana
Penyebutan Nama Calon Menteri Penting sebagai Strategi Politik Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo berorasi ketika kampanye terbuka di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019). - Antara/Wahyu Putro A

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Sejumlah nama digadang-gadang layak menjadi menteri, dan memiliki kemampuan untuk mendukung kembali Joko Widodo apabila Jokowi memenangi Pilpres 2019. 

Pengamat dan peneliti politik Indonesian Public Institute (IPI), Jerry Massie mengemukakan, Agus Harimurti Yudhoyono, Mahfud MD, Hamdan Zoelva, dinilai punya kans untuk masuk jadi menteri Jokowi-Ma'ruf Amin. 

Advertisement

Selain ketiga nama itu, Anies juga dinilai layak masuk kabinet Jokowi lagi, karena kini ia 'bagian' dari Gerindra. Dengan begitu, bisa merangkul lawan politik.

“Nama AHY dan Anies Baswedan punya pengaruh besar lantaran AHY dari Demokrat dan Anies dari Gerindra. Begitu pula dengan Mahfud MD dan Hamdan Zoelva saya lihat punya kans juga jadi menteri,” kata Jerry, Jumat (12/4).

Jerry menyebut, penyebutan nama sebelum konstestasi politik usai, memang agak problematis karena seakan-akan satu pihak sudah mengklaim menang. Namun, ia pun menilai bahwa hal itu bagian strategi politik untuk membuat gentar lawan.

“Ini memang bagian strategi politik Sun Tzu. Seni perang Sun Tzu yang sedang dimainkan untuk mengintimidasi lawan.  Salah satu teorinya "Perdaya Langit Untuk Melewati Samudra. Nah, dengan snake politics atau politik ular maka bisa lawan dikelabui,” katanya, memberi ilustrasi.

Kata Jerry, fokus strategi itu, diharapkan membuat konsentrasi lawan buyar. Dan punya confidence yang tinggi. Strategi lain dari Sun Tzu yakni Kepung Wei Untuk Menyelamatkan Zhao. Hal ini taktik sederhana, sebagai taktik menyerang hal berharga musuh untuk menjatuhkan mental dan psikologi lawan.

“Penyebutan beberapa nama yang digadang calon menteri oleh Prabowo juga boleh jadi untuk meredam dari 7 hasil  survei yang semuanya memang memenangkan Jokowi,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement