Advertisement

Penyebar Hoaks Server KPU Mengaku Lakukan Perbuatan Secara Spontan

Sholahuddin Al Ayyubi
Rabu, 10 April 2019 - 13:57 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Penyebar Hoaks Server KPU Mengaku Lakukan Perbuatan Secara Spontan Ketua KPU Arief Budiman (kanan) didampingi Komisioner KPU Ilham Saputra (kiri) dan Wahyu Setiawan (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai melaporkan kasus video hoaks tentang server KPU yang diatur untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2019 ke Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/4/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga

Advertisement

Harianjogja.com.comJAKARTA--Dua tersangka penyebar berita hoaks tentang server KPU telah disetting untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 01 telah diamankan polisi. Keduanya ngaku melakukan perbuatannya secara spontan, tanpa konfirmasi dan klarifikasi atas video tersebut.

Dua tersangka yang ditangkap pada Sabtu 6 April 2019 di dua lokasi berbeda itu bernama Eko Widodo yang menyebarkan video hoaks ke media sosial Twitter dan agregatornews Babe.com, serta tersangka Rachmy Denda Hasnyta Zainuddin Ilyas yang menyebarkan hoaks melalui Facebook.

Advertisement

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa spontanitas kedua tersangka itu baru diketahui setelah tim penyidik melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka tersebut. 

Menurut Dedi, tim penyidik masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga aktor di dalam video hoaks itu dan satu pelaku lain yang menyebarkan video tersebut ke media sosial.

"Kami sudah periksa dan dalami dua tersangka itu, mereka bilang menyebarkan video hoaks tersebut secara spontan tanpa konfirmasi dan verifikasi. Jadi video itu dianggap benar oleh mereka, lalu ditambahkan narasi kemudian diviralkan ke media sosial," tutur Dedi, Rabu (10/4/2019).

Dedi menjelaskan penerima video hoaks tersebut lebih banyak berasal dari tersangka Eko Widodo. Pasalnya, selain menyebarkan video hoaks itu melalui Twitter, Eko Widodo juga menyebarkannya ke agregator news bernama Babe.com dan telah dibaca hingga 3,5 juta akun Babe.com.

"Ternyata EW ini kan memviralkannya melalui Babe aplikasi itu. Kemudian dari aplikasi Babe itu dia juga dapat banyak respons dari sekitar 3,5 juta orang pembaca," kata Dedi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo

Kulonprogo
| Minggu, 05 April 2026, 01:27 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement