Advertisement
Penyebar Hoaks Server KPU Mengaku Lakukan Perbuatan Secara Spontan
Ketua KPU Arief Budiman (kanan) didampingi Komisioner KPU Ilham Saputra (kiri) dan Wahyu Setiawan (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai melaporkan kasus video hoaks tentang server KPU yang diatur untuk memenangkan salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam Pemilu 2019 ke Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (4/4/2019). - ANTARA/Rivan Awal Lingga
Advertisement
Harianjogja.com.com, JAKARTA--Dua tersangka penyebar berita hoaks tentang server KPU telah disetting untuk memenangkan Paslon Nomor Urut 01 telah diamankan polisi. Keduanya ngaku melakukan perbuatannya secara spontan, tanpa konfirmasi dan klarifikasi atas video tersebut.
Dua tersangka yang ditangkap pada Sabtu 6 April 2019 di dua lokasi berbeda itu bernama Eko Widodo yang menyebarkan video hoaks ke media sosial Twitter dan agregatornews Babe.com, serta tersangka Rachmy Denda Hasnyta Zainuddin Ilyas yang menyebarkan hoaks melalui Facebook.
Advertisement
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa spontanitas kedua tersangka itu baru diketahui setelah tim penyidik melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap kedua tersangka tersebut.
Menurut Dedi, tim penyidik masih memburu dua pelaku lainnya yang diduga aktor di dalam video hoaks itu dan satu pelaku lain yang menyebarkan video tersebut ke media sosial.
BACA JUGA
"Kami sudah periksa dan dalami dua tersangka itu, mereka bilang menyebarkan video hoaks tersebut secara spontan tanpa konfirmasi dan verifikasi. Jadi video itu dianggap benar oleh mereka, lalu ditambahkan narasi kemudian diviralkan ke media sosial," tutur Dedi, Rabu (10/4/2019).
Dedi menjelaskan penerima video hoaks tersebut lebih banyak berasal dari tersangka Eko Widodo. Pasalnya, selain menyebarkan video hoaks itu melalui Twitter, Eko Widodo juga menyebarkannya ke agregator news bernama Babe.com dan telah dibaca hingga 3,5 juta akun Babe.com.
"Ternyata EW ini kan memviralkannya melalui Babe aplikasi itu. Kemudian dari aplikasi Babe itu dia juga dapat banyak respons dari sekitar 3,5 juta orang pembaca," kata Dedi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
Advertisement
Advertisement








