Advertisement

Golkar Tak Mengakui Tuduhan Bowo Sidik Soal 400.000 Amplop Serangan Fajar

Newswire
Rabu, 10 April 2019 - 04:17 WIB
Sunartono
Golkar Tak Mengakui Tuduhan Bowo Sidik Soal 400.000 Amplop Serangan Fajar Ilustrasi uang. - Bisnis/Rachman

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA--Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily membantah partai yang diketuai Airlangga Hartarto memerintahkan tersangka suap Bowo Sidik Pangarso untuk menyiapkan 400.000 amplop yang diduga akan digunakan sebagai serangan fajar di Pileg 2019.

Ace mengatakan, Partai Golkar tidak pernah memerintahkan para kadernya yang maju sebagai caleg untuk menyiapkan amplop serangan fajar. "Tidak ada kebijakan resmi seperti itu dari Partai Golkar. Partai Golkar menghormati proses demokrasi yang sehat," kata Ace, Selasa (9/4/2019).

Advertisement

Menurut Ace, partai berlambang pohon beringin itu memerintahkan kepada seluruh calegnya untuk menggunakan cara-cara yang tidak melanggar aturan perundang-undangan saat kampanye maupun untuk meraih dukungan masyarakat.

Terkait kasus Bowo, Ace menilai kalau nyanyian Bowo tersebut tidak ada kaitannya dengan partai. Dirinya malah mempertanyakan balik terkait dengan kebenaran yang disampaikan Bowo. "Itu kan pengakuan dari Bowo, apa itu benar? Selalu ada tendensi seseorang yang kena OTT, berusaha melibatkan pihak lain," kata dia.

Selain itu, Ace juga menegaskan apa yang dilakukan Bowo sama sekali tidak ada kaitannya dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Maruf Amin. "Tidak ada TKN membuat kebijakan dan strategi pemenangan seperti itu," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Politisi Partai Golkar sekaligus anggota Komisi VI DPR RI Bowo Sidik Pangarso mengaku diminta Nusron Wahid untuk menyiapkan 400 ribu lembar amplop berisi uang yang didiga untuk serangan fajar. Bowo Sidik juga mengatakan penyiapan amplop itu atas permintaan partai.

Amplop itu disita KPK terkait kasus suap pelaksanaan kerja sama pengangkutan bidang pelayaran antara PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

"Saya diminta oleh partai menyiapkan 400.000. Nusron Wahid meminta saya untuk menyiapkan 400.000," singkat Bowo Sidik setelah diperiksa KPK hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar

Jangan Terlewat KIP Kuliah 2026 Dibuka Ini Jadwal dan Cara Daftar

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 20:37 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement