Advertisement
WNI di Singapura Kembalikan Surat Suara Melalui Pos
Warga mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS). - Bisnis/Rachman
Advertisement
Harianjogja.com, BATAM--Ribuan surat suara dari WNI di Singapura dikembalikan ke Kedutaan Besar RI melalui Pos Singapura.
"Sudah banyak surat suara yang tiba di KBRI, kantor Panitia Pemilihan Luar Negeri Singapura. Jumlahnya mencapai ribuan," kata Ketua PPLN Singapura, David Saragih melalui pesan aplikasi di Batam, Selasa (9/4/2019).
Advertisement
Surat suara itu dikembalikan WNI dalam kondisi sudah dicoblos, sesuai dengan pilihan masing-masing.
"Surat suara terus berdatangan setiap hari," kata dia.
BACA JUGA
PPLN terus menerima surat suara yang masuk melalui pos hingga Rabu (17/4/2019).
PPLN Singapura sengaja membuat kebijakan memilih lewat pos untuk memudahkan WNI yang tidak dapat datang ke KBRI saat pelaksanaan Pemilu, Minggu (14/4/2019).
PPLN sudah mulai mengirim surat suara ke kediaman masing-masing pemilih menggunakan jasa Pos Singapura pada awal Maret 2019.
Di Singapura, setiap pemilih diberikan dua kertas suara, yaitu untuk pemilihan presiden dan pemilihan DPR RI.
PPLN Singapura membagi pemilih melalui pos ke dalam sembilan Tempat Pemungutan Suara. Setelah surat suara dicoblos dikembalikan pemilih, maka petugas akan memasukkannya ke kotak sesuai dengan TPS masing-masing.
Surat suara tercoblos yang tiba di KBRI langsung disimpan di ruangan khusus dengan penjagaan CCTV selama 24 jam setiap harinya.
Seluruh surat suara itu baru akan dibuka pada saat perhitungan suara, berbarengan dengan penghitungan suara pemilihan secara langsung, Rabu (17/4/2019).
"Bersamaan dengan waktu penghitungan suara yang di Indonesia," kata dia.
PPLN Singapura mencatat, dari 125.403 WNI yang masuk DPT, sebanyak 18.480 di antaranya menyalurkan hak suara melalui Pos Singapura.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Penetapan Idulfitri Berpotensi Diperdebatkan karena Data Hilal
- SD Negeri di Jogja Diminta Jemput Siswa Baru ke PAUD
- Jelang Lebaran 2026, Jukir TKP Ngabean Deklarasi Antinuthuk Tarif
- Polisi Analisis 86 CCTV Usut Penyiraman Aktivis KontraS
- Persimpangan Jalan Banyumas Akan Dijaga Petugas Saat Mudik
- Van Gastel Siapkan Sanksi Jika Pemain PSIM Kembali Tak Fit Pascalibur
- Mudik Lebaran Bisa Jadi Media Belajar Anak
Advertisement
Advertisement









