9 WNI Ditahan Israel, Menlu Sugiono Minta Bantuan Yordania-Turki-Mesir
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Ilustrasi orang tua membacakan buku dongeng kepada anak-anak usia dini./Ist-Hmpaudi DIY
Harianjogja.com, JAKARTA--Anak-anak di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan mendapatkan bahan ajar tentang kebencanaan. Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menyiapkan sebanyak lima bahan ajar.
"Lima bahan ajar yang sudah kami siapkan itu yakni siaga banjir, siaga longsor, siaga tsunami, siaga gempa bumi dan siaga gunung meletus untuk anak-anak PAUD," kata Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhammad Hasbi di Jakarta, Kamis (4/4/2019).
Bahan ajar tersebut merupakan kerja sama Kemendikbud dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Selain mempersiapkan bahan ajar, pihaknya juga sedang fokus melatih tenaga pendidiknya agar memiliki kemampuan mengajar pendidikan kebencanaan tersebut.
"Pendidikan kebencanaan untuk SD, SMP dan SMA sudah ada, namun yang belum ada untuk jenjang PAUD. Makanya kami segera membuat pendidikan kebencanaan untuk PAUD ini, untuk melengkapi pendidikan kebencanaan yang ada," katanya.
Dia menjelaskan pendidikan kebencanaan untuk PAUD memerlukan peran orang tua. Hal itu dikarenakan anak hanya berada empat jam di sekolah dan sisanya di keluarga. Diharapkan orang tua bisa membacakan bahan ajar pendidikan kebencanaan itu pada anaknya.
Dengan demikian, diharapkan bisa menjadi karakter sejak dini. Sehingga nantinya ketika terjadi bencana, diharapkan korban terus menurun.
"Kalau pendidikan kebencanaan itu dimulai sejak usia dini, maka anak-anak itu akan menularkannya kepada teman-temannya, kemudian kepada lingkungannya sehingga secara keseluruhan Indonesia akan memiliki karakter yang tangguh bencana," demikian Muhammad Hasbi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
9 WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan Gaza. Menlu Sugiono koordinasi dengan Yordania, Turki, dan Mesir untuk penyelamatan.
Embarkasi haji berbasis hotel di YIA belum berdampak signifikan pada hotel dan wisata di Kulonprogo.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.