Mensos Prioritaskan Keselamatan Warga Pascagempa
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Ilustrasi hutan hujan tropis Sumatra/Ist-basecamppetualang.blogspot.com
Harianjogja.com, TERNATE--Polres Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, mengimbau warga Waci dan sekitarnya untuk tidak ke hutan, menyusul penyerangan yang diduga dilakukan suku terasing Tugutil dan menewaskan tiga warga setempat.
Kapolres Halmahera Timur (Haltim) AKBP Driyano A Ibrahim di Ternate Senin (1/4/2019) menyatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh Polsek setempat untuk mengimbau masyarakat melalui camat dan kepala desa agar warganya tidak beraktivitas di hutan maupun kebun yang jauh dari permukiman.
Hal tersebut disampaikannya menyusul lima warga Desa Waci, Maba Selatan, diserang 12 warga suku Tugutil saat perjalanan pulang seusai berburu dan berkebun di Kali Waci dan tiga lainnya tewas.
Korban yang merupakan warga Desa Waci itu adalah Karim Abdurahman (56 tahun), Yusuf Halim (34 tahun), dan Habibu Salatun (62 tahun) yang juga mantan Ketua BPD Desa Waci tewas dibunuh, sedangkan dua korban selamat yakni Halim Difa (53 tahun) korban selamat luka panah kedua kaki dan Harun Muharam (36 tahun) korban selamat melarikan diri.
Menurut Kapolres, dugaan motif sementara orang orang tak dikenal dari suku Tugutil tersebut menyerang karena para korban mengambil hasil buruan di hutan wilayah orang suku.
Dia mengungkapkan, sesuai keterangan korban yang selamat, Harun Muhammad, mereka berlima hendak kembali ke kampungnya pada Jumat (29/3/2019) sore diserang oleh sekelompok orang tak dikenal (suku Tugutil) menggunakan peralatan anak panah, tombak, dan parang.
Kapolres telah memerintahkan seluruh anggotanya untuk mencari pelaku untuk dilakukan tindakan hukum. "Kami telah menerjunkan personel dibantu anggota TNI untuk melakukan pencarian dan menangkap pelaku yang diduga melakukan penyerangan dan pembunuhan terhadap lima warga Waci tersebut," kata Kapolres.
Sementara itu, tiga warga Waci yang tewas akibat diserang suku terasing yang mendiami hutan belantara masing-masing Karim Abdurahman (56 tahun), Yusuf Halim (34 tahun) dan Habibu Salatun (62 tahun) telah dikebumikan oleh keluarganya.
Sebelumnya, suku terasing Tugutil yang mendiami hutan belantara Halmahera ini telah melakukan pembunuhan sebanyak empat kali sejak tahun 1987 dan telah menewaskan sedikitnya sembilan warga setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemensos menyalurkan bantuan Rp4,52 miliar untuk korban gempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 38 orang meninggal dan sekitar 2.000 warga terdampak.
Kekeringan akut dan panas ekstrem membuat Swiss melarang warga cuci mobil, siram taman, serta membatasi penggunaan air di hampir seluruh kanton.
Ole Romeny dan Justin Hubner starter saat Fortuna Sittard menang 3-1 atas Cambuur pada pekan kedua Eredivisie 2026/27.
Rusia menyatakan siap bekerja sama mengirim astronaut Indonesia ke luar angkasa serta mendukung pembangunan Bandar Antariksa di Pulau Biak.
Prakiraan cuaca BMKG Minggu: Jakarta dominan berawan, sedangkan Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul diprediksi cerah.
AC Milan menang 4-2 atas Manchester United pada laga pramusim 2026/27 setelah sempat dua kali tertinggal di Wroclaw Stadium.