Advertisement
Bermula dari Orang Jatuh dengan Bau Ciu, Polisi Wonogiri Berhasil Ungkap Peredaran Obat Ilegal
Petugas Polres Wonogiri menunjukkan barang bukti berupa obat daftar G yang beredar tanpa izin saat rilis kasus di Mapolres Wonogiri, Jumat (29/3/2019)./Istimewa - Polres Wonogiri
Advertisement
Solopos.com, WONOGIRI -- Satresnarkoba Polres Wonogiri meringkus dua pengedar obat daftar G tanpa izin di Kelurahan Sedayu, Slogohimo, Rabu (27/3/2019). Penangkapan itu bermula saat tim operasional Polres Wonogiri menyelidiki kawasan Kecamatan Slogohimo, Rabu pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
Di sekitar SPBU Slogohimo, polisi berusaha menolong orang yang terjatuh dari sepeda motor. Namun, dari mulut orang itu tercium bau alkohol jenis ciu. Tim lalu menggeledah saku celana yang bersangkutan dan menemukan bungkusan aluminium foil berisi tiga butir obat daftar G bersimbol LL.
Advertisement
“Setelah diinterogasi, obat daftar G tersebut didapat dengan cara membeli dari Saudara Harsono alias Sony. Tim lantas bergerak cepat guna menangkap Harsono,” kata Paur Subbag Humas Polres Wonogiri, Aipda Iwan Sumarsono, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, kepada Solopos.com, Sabtu (30/3/2019).
Di rumah Harsono, 35, di Dusun Dongol, Kelurahan Sedayu, Kecamatan Slogohimo, polisi menyita satu plastik berisi 448 butir obat daftar G warna putih bersimbol huruf LL. Polisi juga menemukan tiga plastik klip masing-masing berisi sepuluh butir obat yang sama dan uang tunai Rp20.000 serta satu bungkus plastik berisi 56 plastik klip.
“Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Wonogiri untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar dia.
Dari keterangan Harsono, polisi menangkap Joko Ribut, 37, di Dusun Gunan, Kelurahan Gunan, Kecamatan Slogohimo, pada hari yang sama. Dari penangkapan Joko, polisi menyita uang tunai sejumlah Rp550.000 hasil dari penjualan obat daftar G tersebut.
“Kedua tersangka kini dalam penyelidikan dan penyidikan Polres Wonogiri. Statusnya adalah mengedarkan sediaan farmasi tanpa izin edar,” imbuh Iwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Program Makan Gratis Gunungkidul Tuntas Tapi Dana Masih Tersisa
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Anak Rentan Tumbang Akibat Kelelahan Arus Balik Jelang Masuk Sekolah
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
- Kasus Campak Nasional Anjlok Drastis hingga 95 Persen
- Bukan Sekadar Alternatif Susu Ini Keunggulan Susu Unta
- Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Ekspor Batu Bara Kena Pungutan Baru, Berlaku Mulai 1 April 2026
Advertisement
Advertisement







