Advertisement

4 Wilayah di Papua Rawan Pemilu. Ini Sebabnya

Newswire
Jum'at, 29 Maret 2019 - 01:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
4 Wilayah di Papua Rawan Pemilu. Ini Sebabnya Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/ Nurul Hidayat

Advertisement

Harianjogja.com, JAYAPURA--Empat wilayah di Papua masuk dalam kategori rawan saat pelaksanaan pemilu pada 17 April 2019 mendatang.

Menurut prediksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua, empat wilayah yang dinyatakan rawan yaitu Kabupaten Nduga, Mamberamo Tengah, Paniai dan Tolikara. 

Advertisement

Anggota KPU Papua Tarwinto kepada Antara di Jayapura mengatakan keempat wilayah itu masuk kategori rawan karena berbagai masalah yang dihadapi di antaranya untuk kabupaten Mamberamo Tengah hingga kini belum memiliki komisioner KPU serta adanya penolakan masyarakat terhadap PPD dan PPS.

Kabupaten Paniai walaupun sudah memiliki komisioner KPU, namun masih tidak diterima masyarakat. "Sedangkan di Kabupaten Nduga terjadinya penolakan terhadap kehadiran TNI/Polri dan gangguan dari kelompok bersenjata," katanya, Kamis (28/3/2019). 

Tarwinto yang membidangi sosialisasi itu mengatakan, untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada di daerah, maka komisioner KPU hendaknya selalu membangun sinergi dengan Panwas serta koordinasi dengan semua pihak.

“Tanpa sinergitas dan koordinasi dengan semua pihak dapat menghambat pelaksanaan Pemilu di wilayah tersebut,” katanya.

Jumlah pemilih di Papua saat ini tercatat 3.538.835 pemilih yang tersebar di 29 kabupaten dan kota

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567

Arus Balik Masih Bergulir Penumpang KA dari Jogja Tembus 64.567

Jogja
| Jum'at, 27 Maret 2026, 08:47 WIB

Advertisement

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat

Wisata
| Kamis, 26 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement