Pertama Sejak Maduro Ditangkap, Trump Bertemu Delcy Rodriguez
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin./Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, JAKARTA--Tenaga Ahli Utama Staf Kantor Presiden, Ali Mochtar Ngabalin, mengatakan bahwa insiden pengusiran dirinya saat kuliah umum di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Kamis (21/3/2019) lalu adalah kabar bohong alias hoaks.
Ngabalin menuturkan, sebelum memberikan kuliah umum, sejumlah mahasiswa menemui stafnya untuk meminta uang serta membiayai mereka jalan-jalan ke Jakarta. Kalau tak dikasih, mereka akan menggelar aksi saat itu juga.
Ia menegaskan, tak mau memenuhi tuntutan tersebut. Alhasil, ketika giliran dia memberikan pidato, sejumlah mahasiswa menggelar aksi di luar gedung.
"Itu yang demo, sebelum saya pidato, minta uang ke staf saya. Dengan harapan agar saya bisa kasih uang, kemudian mereka tidak akan demo. Apa urusannya?" kata Ngabalin kepada Suara.com, Sabtu (23/3/2019).
Karena itulah, saat aksi terjadi, ia memilih menemui para demonstran. Tujuannya, mempertanyakan keluhan para pendemo.
Namun, Ngabalin menceritakan, massa aksi menolak untuk memberikan kesempatan dirinya berbicara. Akhirnya Ngabalin memilih untuk kembali ke dalam dan melanjutkan pidatonya.
"Saya lagi pidato terus mereka minta tanggapan. \'Apa yang harus saya berikan tanggapan? Apanya yang kau keberatan?\' mereka tidak kasih kesempatan buat saya menanggapi. Ya sudah saya kembali ke ruangan," terang politikus Partai Golkar itu menirukan perkatannya kepada demonstran.
Ngabalin menyebut video yang beredar di media sosial mengenai dirinya diusir itu hanya tak ditampilkan secara utuh.
Video tersebut, kata Ngabalin, hanya menampilkan dirinya saat keluar untuk berdialog dengan massa aksi. Menurutnya ada pihak yang sengaja memanfaatkannya demi kepentingan pribadi.
"Itu berita yang sesat dan menyesatkan. Itu kan potongan video yang mereka sengaja perlihatkan,” tukasnya.
Ia juga menepis tuduhan aksi tersebut dilatari dirinya yang justru mempromosikan Capres dan Cawapres nomor urut 1 Jokowi–Maruf Amin dalam kuliah.
Ngabalin menjelaskan, dalam kuliah umum itu, ia hanya menyampaikan capaian-capaian kerja pemerintah Jokowi-Jusuf Kalla.
”Sama sekali tak ada kalimat dukungan, kampanye, atau yel-yel politik. Setelah acara selesai, saya kembali ke Hotel Aston Medan dalam keadaan tidak terusir,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Donald Trump bertemu Delcy Rodriguez di sela Sidang PBB di New York. Keduanya membahas hubungan bilateral, energi, pertambangan, dan keamanan.
Volkswagen recall 208.724 SUV di AS karena baut rak kemudi bisa korosi dan patah. Cek Tiguan, Atlas, dan Audi Q3 yang terdampak.
Erin Wartia resmi mengganti username Instagram menjadi @erintrygina setelah proses dengan Meta. Nama Taulany kini tak lagi digunakan.
Kaspersky menemukan ransomware Payload yang menyalahgunakan Group Policy Active Directory untuk menguasai komputer perusahaan tanpa mengenkripsi file.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Mengutip laporan Newsweek pada Selasa (22/9/2026), data Social Blade menunjukkan jumlah pengikut Instagram Ed Sheeran turun lebih dari 248 ribu setelah kabar me