Patok Perbatasan Indonesia-Malaysia Geser 1 Km

Warga di Embung Sei Bolong yang terletak di Kampung Tator Kelurahan Nunukan Tengah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. - Antara
20 Maret 2019 15:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, NUNUKAN--Patok perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara ditemukan tidak pada titik koordinatnya atau bergeser.

Asisten Intelijen Komando Armada II Wilayah Timur TNI AL, Kolonel Laut Jatiar Sinaga di Nunukan menyatakan, saat memasuki jalur sungai mulai dari patok perbatasan I di Desa Pancang, Kecamatan Sebatik Utara menuju patok III Desa Ajikuning ternyata tidak berada di titik koordinatnya.

"Sesuai petunjuk yang dimiliki, patok perbatasan III di Desa Ajikuning tersebut seharusnya berdiri pada koordinat 4.10 derajat. Namun faktanya, patok perbatasan yang berdekatan dengan Pos Pengamanan Perbatasan [pamtas] TNI AD itu berada satu kilo meter di dalam wilayah NKRI," katanya, Rabu (20/3/2019).

Jatiar Sinaga menyatakan, pada saat menyusuri sungai Desa Ajikuning itu sangat kaget karena dikabarkan masuk wilayah kedaulatan Malaysia. Padahal, jika merunut pada titik koordinat yang sebenarnya patok perbatasan III tersebut berdiri di sebelah sungai itu.

Ia mengungkapkan, fakta yang ditemukan di lapangan soal patok perbatasan ini akan dilaporkan kepada pimpinan dan Pemerintah Indonesia. Tentunya, bertujuan agar dapat diselesaikan bersama demi kedaulatan NKRI.

Patroli Koarmatim II ini yang dipimpin Kolonel Laut Jatiar Sinaga di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kabupaten Nunukan telah berlangsung sejak sepekan lalu dengan menyusuri tapal batas perairan guna melihat langsung situasi dan kondisi yang sebenarnya.

Sumber : Antara/Bisnis.com