Dinhub Banyumas Tertibkan Parkir Berbayar di Minimarket Berjaringan
Dinhub Banyumas menertibkan parkir berbayar di minimarket berjaringan setelah menerima aduan warga. Kebijakan parkir gratis berlaku sejak 1 Oktober 2026.
Ilustrasi ambulans./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, MALAYSIA--Lantaran mobil ambulans mampir membeli bakan bakar minyak (BBM) di SPBU, seorang pasien bernama Lai Kim dikabarkan meninggal dalam perjalanan.
Peristiwa ini terjadi di Kuching, Sarawak, Malaysia pada Senin (11/3/2019). Gara-gara kejadian itu, putri Lai Kim, Fung Ying, sampai turun tangan untuk menyelidiki.
Kini, Fung Ying berupaya untuk meminta pertanggungjawaban dari otoritas setempat atas kejadian nahas yang menimpa mendiang ayahnya.
Dalam unggahan di jejaring sosial Facebook, Fung Ying menjelaskan ambulans tersebut sempat mampir di stasiun pengisian bahan bakar umum karena BBM-nya hampir habis.
Begini tulisannya:
"Pada pagi hari, ayah saya menderita sakit perut yang sangat parah. Detak jantungnya pun tak biasa. Ibu dan adik laki-laki saya pun bergegas mengantarkan ke klinik terdekat, Klinik Kesihatan Siburan di lingkungan kami."
"Mesin ECG mendiagnosa detak jantung ayah saya tidak normal. Namun, tak ada alat yang memadai di klinik tersebut untuk mengetahui lebih detail. Dokter pun merujuk ayah saya ke rumah sakit."
"Namun, ambulans yang mengantar ayah saya ternyata tidak langsung ke rumah sakit. Sirinenya pun tidak diaktifkan. Dengan kondisi ayah saya yang sekarat, ambulans itu mampir ke Petronas Siburan untuk mengisi BBM. Nahasnya, di sana, sebuah truk menabrak ambulans, sehingga pintu pengemudi tidak bisa ditutup."
"Ibu saya bilang ayah masih sadar ketika peristiwa itu terjadi. Dia [ayah] bilang ke ibu, \'Bagaimana kejadiannya? Kita seharusnya sudah sampai rumah sakit sekarang.\' Saya meyakini kecelakaan memakan waktu di SPBU."
Yang bikin kaget, asisten medis dan sopir malah ke kantor polisi untuk melapor. Mereka meninggalkan Lai Kim yang sekarat dengan anggota keluarganya di dalam ambulans. Tiba-tiba, Lai Kim setop merespons. Kepalanya dingin.
"Adik saya bergegas meminta pertolongan ke asisten medis yang saat itu berada di kantor polisi. Dia [asisten medis] melakukan teknik CPR selama 15 menit ke ayah saya. Tapi nyawa ayah saya tidak tertolong. Dia meninggal pukul 11 pagi waktu setempat," ujar Fung Ying.
Sudah sepekan sejak ayahnya meninggal, namun respons yang diterima pihak keluarga hanyalah permintaan maaf. Fung Ying kini menagih jawaban dari otoritas setempat.
Dia juga mempertanyakan standar operasi prosedur dari paramedis tersebut. Mungkin, ayahnya masih hidup jika ambulans tersebut tidak mampir ke SPBU.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dinhub Banyumas menertibkan parkir berbayar di minimarket berjaringan setelah menerima aduan warga. Kebijakan parkir gratis berlaku sejak 1 Oktober 2026.
Investor pasar modal DIY mencapai 332.912 pada Agustus 2026, tumbuh 22,33% secara tahunan. BEI DIY menargetkan 75.000 investor baru.
Mentan Amran menyiapkan 2 juta hektare rawa mineral untuk pangan. Tahap awal, pemerintah akan menggarap 500.000 hektare bersama TNI.
PJT II segera memulai proyek PLTS terapung 100 MW di Waduk Jatigede. Proyek Jatiluhur berkapasitas 80 MW masih dalam studi kelayakan.
BKPM mencabut IUP PT Kristalin Ekalestari di Papua setelah ditemukan pembukaan lahan tambang di kawasan hutan tanpa persetujuan kehutanan.
Pemkab Temanggung mengalokasikan Rp6,9 miliar untuk pembangunan jaringan irigasi air tanah di empat lokasi yang ditargetkan rampung akhir 2026.