Soal Penangkapan Ketum PPP, PSI Sebut Pemberantasan Korupsi Tak Tebang Pilih

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy. JIBI/BISNIS - Feni Freycinetia Fitriani
15 Maret 2019 19:57 WIB Aziz Rahardyan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy yang diduga terjerat Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK, Jumat (15/3/2019) mengejutkan partai yang tergabung di kubu Jokowi-Ma'ruf.  Partai Solidaritas Indonesia, salah satunya. 

Kendati demikian, Juru Bicara PSI Bidang Hukum Rian Ernest tetap berharap agar KPK bekerja secara profesional menangani kasus ini secara tuntas. "Kasus ini juga menunjukan bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi berjalan baik di negeri ini. Jauh dari "tebang pilih" seperti yang dituduhkan kepada Pak Jokowi," ungkap Rian kepada Bisnis, Jumat (15/3/2019).

Seperti diketahui, "tebang pilih" yang PSI maksud, yaitu sebab Romi merupakan salah satu petinggi TKN Jokowi-Ma'ruf pengusung capres-cawapres petahana. Selain itu, sebagai pimpinan parpol, Romi pun merupakan rekan satu Koalisi Indonesia Kerja (KIK) bersama PSI.

"Tidak ada perlindungan hukum yang dilakukan Pak Jokowi kepada siapa pun yang bermasalah secara hukum," tambahnya.

"Kasus ini juga menunjukkan pidato Ketum PSI Grace Natalie, benar. Bahwa komitmen pemberantasan korupsi di tubuh partai politik sangat lemah," tutup Rian.

Sumber : bisnis.com