Advertisement
Ada-Ada Saja Kelakuan Jilbaber Indonesia, Pakai Selotip Biar Tidak Terbang
Cara aman bagi wanita berhijab naik motor agar jilbab tidak kabur (Twitter/tinkergembel)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA – Mengenakan keruding bagi wanita memang ada banyak konsekuensinya. Salah satunya,terkadang merasa ribet jika harus bepergian naik sepeda motor. Apalagi jika tidak memakai jaket. Betapa tidak, angin kencang saat memacu kendaraan bakal meniup jilbab. Meski sudah memakai helm, tetap saja bagian bawah hijab bakal tak beraturan karena tertiup angin.
Namun, seorang wanita dalam foto viral unggahan akun Twitter @tinkergembel, Selasa (12/3/2019), memiliki cara unik mengatasi jilbab terbuka saat berkendara. Wanita yang tidak diketahui identitasnya itu tampak duduk santai membonceng seorang pria.
Advertisement
Si wanita berhijab cokelat itu tampak tidak mengenakan helm. Menariknya, dia merekatkan jilbabnya dengan baju menggunakan selotip. Dengan demikian, bagian belakang jilbabnya tidak terbuka meski tertiup angin kencang.
Foto viral tersebut tentu saja mengundang beragam reaksi kocak warganet. Netizen yang mengerti maksud dari foto itu menertawakan aksi si wanita. "Ya bener sih, tapi ya enggak gini juga," komentar @melinda_renna.
BACA JUGA
"Ternyata ini solusinya. Terima kasih," imbuh @newhopekila menanggapi.
"Ide baru ini," imbuh @himaslovers.
"Aku pernah dong pas enggak pakai helm, teman ngebut, kerudungku terbang. Ya Allah mau ngambil sudah malu. Berakhir jadi bahan bully-an," komentar @___siayas.
"Dulu gue pernah dong lepas pas lagi di pantai. Pas lagi study tour di Bali, di Pantai Pandawa. Malu banget sialan," sambung @rhouqlette.
aku ngerti kok pic.twitter.com/mkSTfc8Xmu
— c à k (@tinkergembel) March 12, 2019
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Bus KSPN Jogja ke Parangtritis dan Baron, Tarif Mulai Rp12.000
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Maut di Sedayu Bantul, 3 Remaja Tewas
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Perbedaan Jumat Agung dan Paskah, Jangan Sampai Keliru
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
- WFH Jumat untuk ASN Sleman Mulai Digodok, Layanan Publik Tetap Jalan
Advertisement
Advertisement




