Advertisement
Berebut Gunungan Durian, Warga Siapkan Kaus Tangan hingga Tang Besi
Warga berebut gunungan durian dalam Festival Durian Candimulyo 2019 di lapangan depan Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, Sabtu (9/3/2019). - Harian Jogja/Nina Atmasari
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG- Ratusan warga berebut gunungan durian dalam Festival Durian Candimulyo 2019 di lapangan depan Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (9/3/2019). Ada 19 gunungan durian yang digerebek.
Jumlah gununga merupakan jumlah desa yang ada di Kecamatan Candimulyo. Sebelum digerebek, kegiatan ini diawali dengan kirab iring-iringan 19 gunungan dari SMPN 1 Candimulyo menuju lapangan Kecamatan Candimulyo.
Rupanya, berebut durian gratis menjadi daya tarik untuk warga. Tak hanya dari Candimulyo, banyak warga luar daerah turut datang ikut berebut durian. Bahkan, saat berebut gunungan durian tersebut, mereka telah membawa peralatan sendiri seperti kaus tangan hingga tang besi.
Advertisement
Kaus tangan digunakan untuk melinsungi kulit saat memegang kulit durian yang berduri tajam. Adapun tang besi digunakan untuk memudahkan melepas durian dari gunungan.
“Tadi ikut berebut gunungan durian dapat 6 buah. Saya sudah bawa tang untuk memudahkan melepas durian dari gunungan,” kata Qhobir, 19, warga Tidar Sari, Kota Magelang, usai berebut gunungan durian.
Hal serupa juga dilakukan Haryanto, 62, warga Suran, Candimulyo. Ia juga telah mempersiapkan alat berupa tang besi untuk melepas durian yang diikat di gunungan tersebut. “Sayang cuma dapat satu buah, padahal sudah bawa tang. Tadi rebutannya ramai sekali,” katanya.
BACA JUGA
Ketua Panitia Festival Durian Candimulyo 2019, Triyono mengatakan, festival ini digelar rutin setiap musim panen raya durian. Warga ingin mengungkapkan terima kasih atas nikmat, rezeki serta terangkatnya nama Candimulyo atas komoditi durian.
“Kami mengangkat dan mempromosikan durian lokal menjadi produk unggulan Kecamatan Candimulyo. Festival ini juga meningkatkan nilai tambah buah durian melalui produk olahan pangan dengan bahan durian,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal DAMRI ke Bandara YIA, Minggu 4 Januari 2026
- Mercedes-Benz Recall 169 Unit EQB di AS, Risiko Baterai
- Harga Emas UBS dan Galeri24 Pegadaian Stagnan Hari Ini
- Jadwal SIM Keliling di Kulonprogo, Minggu 4 Januari 2026
- Senegal dan Mali Lolos ke Perempat Final Piala Afrika 2025
- Taman Pintar Jogja Catat Pendapatan Rp14,45 Miliar di 2025
- Venezuela Punya Cadangan Minyak Terbesar, tapi Produksi Anjlok
Advertisement
Advertisement




