Dunia Dosen Gelar RPS OBE Masterclass, Tingkatkan Kualitas Pembelajar
Dunia Dosen menghadirkan RPS OBE Masterclass untuk membantu dosen menyusun RPS berbasis Outcome-Based Education secara terukur dan siap akreditasi.
Buya Syafii Maarif (memegang poster) bersama Pantarlih, KPU Sleman dan KPU DIY berfoto setelah melakulan pencocokan dan penelitian (coklit) di rumah Buya Syafii Maarif Jalan Halmahera, Dusun Nogotirto, Desa Trihargo, Gamping, Selasa (17/4/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JAKARTA-- Kritik terhadap Pemilu 2019 tidak hanya diungkapkan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Mantan Ketua PP Muhammadiyah Buya Syafii Maarif juga menilai Pemilu 2019 ruwet. Hal ini dikarenakan Pemilu kali ini dilakukan serentak, Pilpres dan Pileg.
Buya mengatakan, Pemilu serentak membuat politisi lebih mementingkan dirinya sebagai Caleg daripada memenangkan Capres dan Cawapres yang diusung partai koalisi.
"Pemilu dan Pileg kali ini agak ruwet karena serentak. Jadi lebih mementingkan pemenangan Caleg daripada konsentrasi untuk calon Presiden," ujar Buya Syafii di Panti Trisula Pewari, Menteng, Jakarta Pusat Kamis (28/02/2019).
Buya juga menyebut politisi saat ini seperti Rabun Ayam. Hal ini dikatakan Buya Syafii karena politisi tersebut tidak bisa melihat untuk jangka panjang. Hanya memikirkan jangka pendek untuk kemenangannya semata.
Menurut Buya, seharusnya caleg aktif dalam mengkampanyekan Capres dan Cawapres yang didukung. Buya menilai Pilpres lebih penting.
"Politisi banyak yang rabun ayam. Maunya yang deket-deket saja, yang jauh nggak. Makanya generasi bangsa kedepannya kurang terpikirkan," Kata Buya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Dunia Dosen menghadirkan RPS OBE Masterclass untuk membantu dosen menyusun RPS berbasis Outcome-Based Education secara terukur dan siap akreditasi.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.