KPU Laporkan Kabar Warga China Punya E-KTP ke Cyber Crime Mabes Polri

Petugas Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Tasikmalaya bersiap memusnahkan e-KTP di halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (17/12/2018). - Antara/Adeng Bustomi
26 Februari 2019 19:25 WIB Iim Fathimah Timorria News Share :

Harianjogja.com, JOGJA - KPU melaporkan penyebaran kabar warga negara China yang memiliki e-KTP ke Cyber Crime Mabes Polri.

Dalam foto yang beredar di media sosial, kartu identitas tersebut tampak seperti e-KTP pada umumnya, lengkap dengan nomor induk kependudukan. Namun, keterangan kewarganegaraan dan masa berlaku yang tidak seumur hidup berbeda dengan e-KTP yang dimiliki WNI.

Di kolom alamat disebutkan bahwa WNA lelaki berinisial GC tersebut tinggal di Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur. Ia berasal dari China dan e-KTP dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur.

Komisioner KPU Viryan Aziz telah melaporkan kasus ini ke pihak berwenang untuk memastikan apakah foto tersebut merupakan hasil rekayasa atau bukan.

"Kami serahkan ke yang lebih ahli. Sudah kami laporkan ke Cyber Crime Mabes Polri agar ditelaah lebih dalam apakah foto tersebut merupakan hasil editan atau bukan," ungkap Viryan di kantor KPU Pusat, Jakarta, Selasa (26/2/2019).

Viryan mengungkapkan sejauh penelusuran KPUD Jawa Barat, NIK yang tercantum dalam foto tersebut bukanlah atas nama WNA China yang beredar di dunia maya tapi atas nama warga Cianjur berinisial B.

Ia pun menegaskan warga negara asing tak memiliki hak pilih dalam Pemilu mendatang.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia