Ma'ruf Amien Ingin Doa Neno Warisman Tidak Mabrur

Lalu Rahadian
Lalu Rahadian Selasa, 26 Februari 2019 16:17 WIB
Ma'ruf Amien Ingin Doa Neno Warisman Tidak Mabrur

File foto Neno Warisman 25 Oktober 2017 dari akun Instagram resminya @nenowarismanofficial./Bisnis-Sutarno

Harianjogja.com, JAKARTA--Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma\'ruf Amin menyebut doa Neno Warisman pada malam Munajat 212, Kamis (21/2/2019) mengandaikan pemilu presiden 2019 seperti perang badar. Ma\'ruf pun berharap puisi dan doa yang dibacakan inisiator gerakan #2019GantiPresiden itu tidak mabrur.

"Jangan sampai masyarakat terprovokasi, mudah-mudahan doanya [Neno] tidak mabrur. Kalau sekarang doanya tepat minta pilpres aman, Insya Allah doanya dikabul," ujar Ma\'ruf di Kuningan, Jawa Barat, seperti tertulis dalam keterangan yang diterima Bisnis, Selasa (26/2/2019).

Pada malam Munajat 212, Neno sempat membacakan puisi dan doa meminta kemenangan untuk salah satu kandidat di pilpres 2019. Kontroversi muncul lantaran Neno dianggap mengancam Tuhan dalam doanya.

Ma\'ruf menganggap pilpres tidak sama dengan perang badar. Menurutnya, pilpres hanya ajang mencari pemimpin terbaik, bukan perang antara umat Islam dan kafir, karena itu, Ma\'ruf menyayangkan doa yang dipanjatkan Neno.

Dia menganggap doa di Malam Munajat 212 tidak layak. "Mereka menisbahkan kelompok mereka Islam dan kelompok Jokowi-Amin sebagai kafir. Doa itu tak layak dan tidak pantas," tutur Ma\'ruf.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online