Menlu Janji Selamatkan 9 WNI Foltilla Gaza Ditangkap Israel
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Nina Atmasari
Harianjogja.com, JOGJA-- Seorang perempuan Indonesia diketahui telah melelang keperawanannya di situs asing Cinderella Escort. Hasilnya, dia berhasil mendapatkan uang sebesar 1,2 juta Euro atau setara dengan Rp19 miliar.
Lantas, siapa pembelinya? Dalam situs yang kutip Okezone, dia adalah politisi dari Tokyo. Bukan hanya politisi tersebut, Fela mendapatkan tawaran dari pengusaha Real Estat Mogul dari Hong Kong sebesar 1 Juta Euro atau Rp15 miliar dan aktor dari Mumbai sebesar 600 ribu Euro atau Rp9,53 miliar.
Bukan hanya itu, Fela pun meminta 20.000 Euro atau sekira Rp317,86 juta untuk "maintenance" bulannya. Dalam situs tersebut Fela yang berusia, 21 tahun dengan tinggi 160 cm dan berat 53 kg itu juga berharap dinikahi oleh pembelinya.
Fela pun mengisahkan alasan dia menjual keperawanannya karena ingin kehidupan yang lebih baik. Dia menuturkan ingin membantu orangtuanya secara finansial, karena bukan dari keluarga kaya.
Selain menjual keperawanannya, dia juga mencari Sugar Daddy atau ingin mencari pria kaya untuk menikah. Dia ingin mendapatkan dukungan finansial tanpa terikat hanya pada seks.
Dalam situs tersebut disebutkan, para "pembeli" dapat bertemu gadis-gadis untuk kencan makan malam dan mengenal mereka sebelum mengajukan penawaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Menlu Sugiono memastikan penangkapan WNI dalam misi Gaza bukan penyanderaan. Pemerintah RI terus mengupayakan pemulangan mereka.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Banjir di Sintang Kalimantan Barat putuskan 13 jembatan gantung. Ribuan warga terdampak, distribusi bantuan terkendala.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.