Advertisement
Prabowo Akan Habiskan Waktu untuk Rakyat
Capres-cawapres Nomor Urut 02 Prabowo (kiri)-Sandiaga Uno bersiap mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019). Debat pertama mengangkat tema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme. - ANTARA/Sigid Kurniawan.
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto bertekad akan menghabiskan siswa hidupnya setelah pensiun dari dunia militer untuk kepentingan rakyat.
"Saya dalam sisa hidup akan terus membela rakyat Indonesia. Apapun yang terjadi dan sebesar apapun tantangannya, saya tetap bela rakyat saya," katanya pada acara silaturahim akbar di Medan, Sabtu (23/2/2019) dengan tema "Semangat Sumut untuk Prabowo-Sandi membangun demokrasi yang beradab menuju Indonesia menang".
Advertisement
Ia mengatakan, dirinya tidak rela jika rakyat masih ada yang miskin, padahal bangsa ini adalah bangsa besar memiliki semuanya sumber daya alam melimpah yang seharusnya dikelola sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.
"Saya tidak rela anak muda kita sulit mendapat pekerjaan. Saya tidak rela anak kita jadi kacung orang lain. Bangsa kita bukan bangsa kacung, kita harus terhormat, kita harus mendapatkan yang terbaik dan sejahtera," ucapnya.
BACA JUGA
Sebagai mantan militer, katanya, dirinya tidak berani hanya sekadar mengumbar janji-janji politik, melainkan harus bisa mewujudkan nanti apa yang sudah disampaikan kepada rakyat.
Salah satu ucapan yang disampaikannya kepada massa adalah nantinya akan menurunkan harga-harga yang dirasakan masih tinggi, seperti tarif listrik, daging, susu dan lainnya.
Ia berkeinginan nanti anak-anak di sekolah diberikan susu setiap hari agar mereka terpenuhi gizi dan protein sehingga tumbuh menjadi anak cerdas dan kuat yang mampu bekerja dengan baik dan mampu membawa bangsa ini menjadi banngsa besar dan bersaing.
"Kita ingin anak-anak kita nanti jadi dokter, pengusaha yang berhasil. Bukan bukan hanya pelayan di restoran, tapi harus jadi pemilik restoran. Anak pelayan masak harus jadi pelayan lagi. Anak tukang becak masak harus jadi tukang becak lagi. Kita harus bisa merubah semua ini, kita harus hilangkan penderitaan rakyat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
- Atraksi Naik Gajah Dilarang, Warga Diminta Melapor
- Kemensos Benahi PBI BPJS Kesehatan, 54 Juta Warga Belum Terdaftar
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
Advertisement
Kemantren Gondomanan Jogja Awasi Bank Sampah Anorganik, Ini Tujuannya
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- Tradisi Nyadran Dongkrak Harga Ayam Ras di Jogja
- Ketua MA Menilai OTT KPK Rusak Martabat Hakim
- Diskon 100 Persen PPN Tiket Pesawat Berlaku Maret 2026
- WHO Rilis Data, Perhimpunan Dokter Paru Ingatkan Infeksi Paru Berat
- Hoaks Ridwan Kamil Sebut Jokowi Terima Uang BJB
- Bantuan Pangan Non Tunai Kini Dibatasi, Ini Keterangan Lengkapnya
- Ketua Pengadilan Negeri Depok Tersangka, MA Tolak Pendampingan
Advertisement
Advertisement



