Bandara Dhoho Kediri Resmi Jadi Embarkasi Haji Reguler 2027
Bandara Dhoho Kediri ditetapkan sebagai embarkasi haji reguler 2027 untuk melayani 9.641 calon haji dari 15 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, SEMARANG--Saat mengikuti ujian praktik renang, tiga siswi SMP Negeri 25 Kota Semarang tewas tenggelam saat berenang di Kolam Renang Paradise Club Indraprata di Jalan Utari I, Kota Semarang, Sabtu (16/2/2019).
Kapolsek Semarang Utara Kompol I Made Sapru menjelaskan, ketiga siswi tersebut merupakan bagian dari 148 siswa kelas IX yang akan mengikuti kegiatan ujian renang. "Ada 148 siswa/siswi dan dua guru pengawas," katanya seperti dilansir Antara.
Ketiga siswi yang tewas tersebut masing-masing Jibran, 15, warga Kuningan; Mutia, 15, warga Bandarharjo; dan Tasa, 16, warga Banowati, Kota Semarang.
Ia menjelaskan, aktivitas ketiga siswi tersebut diduga tidak terpantau oleh guru dan murid lainnya. Ketiga korban diduga berenang di kolam dengan kedalaman 2,75 meter.
Pengunjung kolam yang mengetahui ketiga korban tenggelam langsung memberi pertolongan. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Wira Tamtaman untuk diautopsi sebelum akhirnya dipulangkan untuk dimakamkan.
Polisi masih memeriksa pengelola kolam renang serta guru pendamping siswa untuk mendalami peristiwa tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com, antara
Bandara Dhoho Kediri ditetapkan sebagai embarkasi haji reguler 2027 untuk melayani 9.641 calon haji dari 15 kabupaten dan kota di Jawa Timur.
Veda Ega Pratama menerima empat hukuman di Moto3 2026, mulai dari Long Lap Penalty hingga penalti turun enam posisi start.
Polda DIY memperkuat Satgas Pagar untuk mencegah premanisme, kejahatan jalanan, tawuran, hingga perusakan fasilitas umum.
Apple dirumorkan menggabungkan fungsi Action Button dan Camera Control pada iPhone keluaran paruh kedua 2027.
Cek syarat TOEFL LPDP 2026 untuk magister dan doktor, pilihan tes bahasa Inggris, masa berlaku sertifikat, serta pengecualian LoA.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.