Advertisement
Pada 2020, ISIS Berencana Jadikan Indonesia Tempat Peperangan Akhir Zaman
Tiga orang anggota Detasemen Khusus 88 atau Densus 88 sedang menjalankan tugasnya. - Antara/Rony Muharrman
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--ISIS diprediksi membangunkan semua sel tidurnya untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat Al Malhamah Al Kubra atau peperangan akhir zaman pada 2020 nanti.
Pengamat Teroris Al Chaidar mengungkapkan ISIS Indonesia dan kelompok teroris seperti Jamaah Ansharut Daullah (JAD), Mujahidin Indonesia Timur (MIT), dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) serta kelompok teroris kecil lain yang pro-ISIS sudah memiliki rencana menjadikan Indonesia sebagai tempat Al Malhamah Al Kubra sejak 2014.
Advertisement
Menurut Al Chaidar, Indonesia dijadikan tempat bertempur kelompok teroris tersebut karena sulitnya teroris Indonesia berangkat ke Suriah untuk berjihad. Oleh karena itu, Katibah Nusantara ISIS Indonesia menginstruksikan agar jihad para mujahid di Suriah dilanjutkan di negara masing-masing.
"Program kelompok itu untuk menjadikan Indonesia sebagai ladang chaos atau konflik, itu sudah ada dari tahun 2014. Kalau tidak ada konflik, mereka tidak bisa hidup, karena mereka kan kumpulan garis keras," tutur Al Chaidar kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Jumat (15/2/2019).
Al Chaidar menjelaskan konflik yang akan terjadi pada 2020 tidak hanya antara aparat dan ISIS. Kelompok teroris Al Qaeda yang masih tersisa di Indonesia juga akan ikut serta.
Menurut dia, ISIS Indonesia dan Al Qaeda sampai saat ini masih mencoba merebut hati simpatisan dengan aksi teror.
"Jadi masing-masing kelompok teroris ini akan terus berkontestasi, siapa yang paling berani dan brutal untuk melakukan aksi teror," kata Al Chaidar.
Al Chaidar mengimbau agar Detasemen Khusus 88 Antiteror dan TNI bersinergi menangkap semua sel tidur teroris yang ada di Indonesia, sehingga aksi kelompok teroris untuk menjadikan Indonesia sebagai tempat Al Malhamah Al Kubra bisa digagalkan sedini mungkin.
"Polri harus mengantisipasi hal ini. Semua yang ada kaitannya dengan kelompok itu harus ditangkap," ujar Al Chaidar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Daftar Tol Fungsional Lebaran 2026: Jogja-Solo hingga Japek II Selatan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Bus Sinar Jaya Rute Jogja-Parangtritis dan Baron, 15 Maret
- Swiss Open 2026: Alwi Farhan dan Putri KW Melaju ke Final
- Max Dowman Pecahkan Rekor Pencetak Gol Termuda Liga Inggris
- MotoGP Brasil 2026: Fermn Aldeguer Siap Comeback di Gresini
- Prediksi Idulfitri 2026 Jatuh 20 Maret, Ini Penjelasan Pakar
- Juventus Tekuk Udinese 1-0, Gol Jeremie Boga Bawa ke Empat Besar
- Iran Beralih ke BeiDou China, Tinggalkan Sistem GPS AS
Advertisement
Advertisement






