Tidur dengan 300 Napi Bertato, Begini Reaksi Ahmad Dhani

Ahmad Dhani. - Okezone/Ady
30 Januari 2019 04:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Musisi Ahmad Dhani mulai menjalani masa tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cipinang, Jakarta Timur pada Senin 28 Januari 2018. Priyo Budi Santoso selaku sahabat dekat dari Ahmad Dhani berbagi cerita usai dirinya bertemu dengan pentolan Dewa 19 itu. Dari penuturan Priyo, Ahmad Dhani dalam keadaan sehat semenjak ditahan.

Namun sayangnya, Ahmad Dhani belum mendapatkan kamar lapas, sehingga ia harus tidur di dalam camp penampungan berbarengan narapidana lain.

Tak hanya sampai disitu, Priyo menjelaskan bahwa Ahmad Dhani sempat bercerita kepadanya bahwa ia harus tidur dengan 300 narapidana bertato. Tetapi Priyo kembali menyebut bahwa sang sahabat terlihat enjoy.

“Semalam cerita beliau tidur dengan 300 orang banyak yang bertato di camp karena belum dapat kamar dan ruangan yang pasti di lapas. Yang saya gembira, dia enjoy saja, tidak mengeluh,” beber Priyo Budi Santosa saat dijumpai di LP Cipinang, Jakarta Timur pada Selasa (29/1/2019).

Kendati Priyo yang telah menjenguk Dhani, justru hal tidak menyenangkan datang dari Joyce Theresia Pamela Kohler, ibunda Ahmad Dhani. Yang mana setelah berjam-jam menunggu tidak bisa bertemu anaknya.

Priyo pun merasa prihatin lantaran sebagai orangtua, Joyce tidak dapat melihat anaknya mendekam di tahanan. Ia pun berharap agar nantinya Joyce mendapat waktu khusus bertemu dengan Ahmad Dhani.

“Tadi keluar dari sana saya lihat, dan dikenalkan ibu Dhani dan Adik. Mereka tunggu selama hampir 3 jam dan belum ada kabar bisa tengok anaknya,” paparnya.

“Saya prihatin semoga bisa diberi waktu ibu dan adik kandung dhani masuk. Ini belum jadi tahanan dari proses inkrah masih dan banding,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ahmad Dhani divilonis 1,5 tahun penjara atas kasus ujaran kebencian. Hukuman Ahmad Dhani diputus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin 28 Januari 2019.

Sumber : Okezone.com