900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Ilustrasi hoaks./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Bentrok kelompok pendukung calon presiden (capres) kembali pecah di DIY, Minggu (27/1/2019). Lebih dari lima orang luka-luka, satu di antara mereka masih kritis.
Ketua Tim Kampanye Nasional Pasangan Calon 01 Jokowi-Ma’ruf Amin Wilayah DIY Bambang Praswanto mengatakan bentrok terjadi setelah massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Yogyakarta menggelar acara Deklarasi Jogja Dukung Jokowi di Kompleks Stadion Mandala Krida, Minggu siang.
“Ada pengadangan massa setelah acara deklarasi. Pengadangan terjadi di sejumlah titik, dan itu menimbulkan bentrok. Kami tidak tahu itu kelompok korban. Kejadian ini kami sesalkan, kami ikut prihatin,” kata dia saat jumpa pers di Kantor DPD PDIP DIY, Senin (28/1/2019).
Menurut dia, kelompok pendukung Jokowi diadang di Ngampilan, Nitikan, Jogokariyan, Bantul, hingga Gejayan. Dia mengatakan sepuluh peserta deklarasi terluka terkena senjata tajam. Beberapa korban masih berusia anak-anak. Mereka sempat dirawat di sejumlah rumah sakit di Jogja, Sleman dan Bantul. Jumlah tersebut belum termasuk korban luka-luka akibat pukulan.
“Satu orang masih kritis. Saya tidak menduga muncul insiden itu setelah masyarakat menyampaikan dukungan kepada paslon nomor urut 01. Itu acara masyarakat bukan acara TKN, bukan acara PDIP, tetapi aliansi masyarakat,” ujar dia.
Menurut Bambang, insiden yang terjadi pada Minggu merupakan rentetan kejadian sebelumnya di Bantul. Pemicunya, kata Bambang, adanya hoaks tentang perusakan masjid-masjid, salah satunya Masjid Jogokariyan. Isu yang disebarkan tersebut sangat sensitif sehingga ada yang ingin mengadu domba masyarakat.
“Padahal isu itu tidak benar, hoaks. Ada provokasi entah dari kelompok mana, supaya terjadi geger di Jogja. Buat isu macem-macem supaya terjadi konflik horizontal, apalagi bawa isu agama,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, tanggal, jam pelayanan pagi dan malam, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini 23 September 2026 di MPP, lengkap dengan jadwal SIMMADE, SIMENOR, Satpas dan syarat perpanjangan.