Pendaki Asal Bogor Meninggal Saat Turun dari Gunung Merbabu
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Robby Abbas. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA - Praktik prostitusi online di kalangan artis diyakini tidak akan pernah berakhir.
Kasus prostitusi online yang menjerat Vanessa Angel dan Avriellia Shaqqila masih menjadi perhatian publik hingga saat ini. Polisi pun telah mengungkapkan ada 45 artis dan 100 model yang terlibat dalam prostitusi online tersebut.
Menanggapi hal itu, seorang mantan muncikari, Robby Abbas mengatakan bahwa kasus prostitusi di kalangan artis tidak akan berakhir dan akan terus terjadi. Pada 2015 lalu, Robby Abbas pernah masuk bui karena menyediakan “jasa esek-esek” seperti itu.
“Saya pernah bilang sebelumnya, ini enggak akan pernah berakhir dan akan ada lagi-lagi dan lagi,” ungkapnya dalam wawancara eksklusif di Special Report iNews pada Rabu 8 Januari 2019 seperti dikutip dari Okezone.com-jaringan Harianjogja.com.
Robby pun mengungkapkan, saat ini beberapa artis yang dahulu pernah bekerja sama dengannya dalam penyediaan jasa terlarang itu sudah ada yang berhijrah seperti dirinya. Namun, ia juga tak memiliki hak untuk menyuruh mereka yang belum berhijrah untuk menjadi lebih baik.
Pada dasarnya, permintaan artis untuk terlibat dalam prostitusi online masih cukup besar. Hal itu dikarenakan gaya hidup mereka yang mengutamakan kepentingan materi. Alhasil, mereka terpicu untuk ikut dalam penyediaan jasa hawa nafsu tersebut karena dengan itu uang mudah didapatkan.
“Masih cukup besar [prostitusi artis], gaya hidup mereka yang besar yang hedon, otomatis terpicu, kaya pengen, dari tadinya enggak seperti itu, terus mendengar oh gitu, oh gampang dapatkan uang, cuma kaya gitu,” ujarnya.
Saat diwawancarai, Robby juga menuturkan bahwa kliennya pada waktu itu berasal dari berbagai macam kalangan yang berani merogoh kocek sebesar-besanya. Komunikasi antar klien dan artis pun tergantung sistem yang digunakan oleh sang muncikari. Dahulu, Robby berhubungan dengan klien lewat telefon saja. Kemudian si artis tinggal terima beres dan langsung bertemu dengan kliennya di tempat yang dijanjikan.
Hal yang mengejutkan lainnya, Robby menceritakan bahwa saat di persidangan yang dialaminya waktu itu telah terungkap, jika dia tidak pernah menawarkan jasa haram itu kepada para artis. Namun, para artis lah yang meminta kepadanya untuk dicarikan klien yang ingin membayar mahal mereka.
“Di persidangan kan terungkap, saya enggak pernah menawarkan. Pas lagi di Mabes Polri itu chat terbuka bahwa artis banyak yang meminta kepada saya, bukan saya menawarkan. Ada beberapa yg meminta kepada saya ‘cariin dong’ ‘cariin dong’. Jadi tuh alhamdulillah, bukti bahwa bukan kita aja yang kena, efek jeranya harusnya ke artis-artisnya juga,” ceritanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pendaki asal Bogor meninggal dunia usai merasa tidak enak badan saat mendaki Gunung Merbabu via Selo. Korban diduga mengalami serangan jantung.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.