Harga Biodiesel dan Bioetanol Naik September 2026
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Solihat dan tiga rekannya selfie di dekat lokasi bencana tsunami Selat Sunda, di daerah Banten. - The Guardian/Jamie Fullerton
Harianjogja.com, JAKARTA- Media internasional menyoroti kelakuan sejumlah warga Indonesia yang berselfie ria di lokasi bencana tsunami Selat Sunda. Tindakan itu dinilai memalukan.
Puing-puing bangunan menjadi saksi hancurnya wilayah pantai di Banten akibat tsunami selat sunda yang menjadi penanda dahsyatnya terjangan gelombang tsunami. Namun ditengah suasana pilu tersebut, ada saja sebagian orang berswafoto alias selfie .
Beberapa orang dilaporkan berswafoto di sekitar lokasi bencana dan orang-orang tengah berduka tersebut, hal ini lantas menjadi fenomena yang mengejutkan bagi Jamie Fullerton, jurnalis dari The Guardian.
Dari foto yang beredar, keempat perempuan berjilbab itu selfie di salah satu pantai Banten yang terkena pembantaian tsunami.
Yang paling wah adalah, latar belakang selfie mereka merupakan hamparan ladang pembantaian yang dilakukan gelombang tsunami,” tulis Jamie dalam artikel berjudul ‘Destruction gets more likes’: Indonesia’s tsunami selfie-seekers, dalam laman daring The Guardians , Rabu (26/12/2018) seperti dikutip dari Suara.com-jaringan Harianjogja.com.
Warna jilbab mereka sangat mencolok hitam, hijau, merah muda, dan corak campuran. Perempuan yang berjilbab hitam berpose sembari mengacungkan jari tengah dan telunjuk membentuk tanda V.
Menanggapi foto viral tersebut, Psikolog Fath Fatheya, M.Psi, mengelus dada melihat tidak adanya etika berempati di lokasi bencana.
"Tindakan memalukan ya dan tidak elok untuk berfoto selfie di lokasi bencana. Kita harus menghargai korban bencana itu. Kalau kita ingin melaporkan kerusakan yang terjadi atas bencana, tidak apa-apa. itupun harap berhati-hati agar tidak menyebarkan foto-foto yang tidak layak [seperti mayat]. Kita coba untuk berempati dengan cara yang lain saja daripada eksistensi di media sosial," seru Fathya saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/12/2018).
Fathya mengimbau beberapa cara untuk membantu meringankan penderitaan korban tsunami selat sunda.
"Banyak cara ya, bantuan sandang [pakaian layak dan bersih], pangan [makanan dan obat-obatan], papan [tempat tinggal bersih, aman, nyaman], dan dukungan psikologis [menerima keluh kesahnya, menemani jika memungkinkan] pasca trauma bencana," tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
ESDM menetapkan HIP biodiesel Rp15.025 dan bioetanol Rp11.814 per liter pada September 2026, keduanya naik dari bulan sebelumnya.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21