Siswa SD Meninggal Seusai Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Habib Rizieq Shihab. /Suara.com
Harianjogja.com, PEKANBARU- Dugaan penghinaan terhadap Imam Besar FPI Rizieq Shihab terjadi di Riau.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau mendalami dugaan penghinaan terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang dilakukan oleh seorang warga Pandau, Kabupaten Kampar.
Kepala Bidang Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto kepada Antara di Pekanbaru, Senin menjelaskan bahwa penyidik hingga kini masih melakukan pemeriksaan terhadap pria berinisia Jd tersebut.
"Sampai sekarang masih diperiksa penyidik," kata Sunarto.
Dia menjelaskan Jd diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Riau setelah sebelumnya diamankan puluhan masyarakat, FPI dan Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FP-BLK) pada Senin sekitar pukul 05.00 WIB.
"Tadi Subuh diserahkan ke kita. Saya juga masih menunggu hasil pemeriksaan penyidik. Nanti dikabari lagi," tutur Sunarto.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) FPI Riau Al Husni Thamrin menjelaskan Jd yang juga diketahui sebagai oknum pengacara di Provinsi Riau tersebut diamankan di kediamannya di wilayah Pandau atau perbatasan Pekanbaru-Kampar.
Jd, kata dia, diamankan setelah berulang kali mengunggah tulisan provokatif terhadap Habib Rizieq. Unggahan terakhir yang memantik amarah umat muslim adalah ketika Jd menyandingkan Habib Rizieq dengan sebutan Dajjal.
"Perilaku dan pernyataan yang dia buat sudah sangat menghina ulama, habaib dan umat muslim," ujar Husni.
Bahkan, dia mengatakan, unggahan provokatif yang dilakukan Jd melalui media sosial "Facebook" bukan pertama kalinnya. Jd berulang kali melakukan tindakan yang sama sehingga perlu diproses hukum.
"Ini harus dilakukan proses hukum dan kepada umat Islam diminta tidak membiarkan hal ini karena akan muncul para penghina ulama dan agama lainnya," katanya.
Video amatir penangkapan Jd di kediamannya di wilayah Pandau beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut, Jd tampak sempat menolak ketika akan diamankan oleh sejumlah ormas, baik FPI maupun Front Pembela Bumi Lancang Kuning (FP-BLK).
Sementara itu, unggahan Jd yang menyebut Habib Rizieq dengan Dajjal tampak masih ada di akun "Facebook" pribadinya. Unggahan tersebut memancing gaduh dengan puluhan warganet meninggalkan komentar di unggahan tersebut.
Jd kerap mengunggah sosok komentar terhadap Habib Rizieb yang beberapa diantaranya bernada negatif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Siswa kelas II SD meninggal dunia usai tertimpa patung di Museum Ronggowarsita Semarang saat mengikuti wisata rombongan sekolah.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.