OJK Tutup BPR Ceper Permata Artha Klaten, Nasabah Dijamin LPS
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Prabowo Subianto-Joko Widodo. Olah foto (nuc)./JIBI-doc
Harianjogja.com, JAKARTA – Survei terbaru mengenai elektabilitas capres dan cawapres peserta Pilpres 2019 masih mengunggulkan pasangan Jokowi-Ma\'ruf Amin.
Lembaga survei Median merilis hasil penelitian terkait Pilpres 2019. Dari hasil itu, diketahui elektabilitas capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma\'ruf Amin sebesar 47,7%, sementara capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencapai 35,5 %.
Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun mengatakan, dari penelitian yang dilakukan, keluar angka sebesar 16,8 persen yang belum menentukan pilihan dari 1.200 responden.
"Jika pemilihan presiden dilakukan saat ini, pasangan manakah yang Anda pilih menjadi presiden dan wakil presiden Republik Indonesia?" kata Rico di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2018).
Menurut dia, keunggulan pasangan petahana ini belum bisa dibilang aman. Itu karena hingga kini, elektabilitas pasangan petahana dalam survei selalu di bawah 50 persen.
"Jokowi unggul sementara, tapi di bawah 50 persen. Prabowo tertinggal sementara, tapi jaraknya tidak terlalu jauh. Hanya 12,2 persen," ujarnya.
Sementara itu, Rico menjelaskan alasan pasangan nomor urut 02 itu masih tertinggal. Kata dia, karena mereka hingga kini belum juga memberikan solusi terbaik kepada masyarakat ihwal masalah perekonomian.
"Persepsi atas kompetensi Prabowo memperbaiki situasi ekonomi saat ini [yang menjadi perhatian utama pemilih] belum terbentuk dengan baik," ucapnya.
Sekadar informasi, survei dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden dengan margin of error sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Survei itu dilakukan pada 4-16 November 2018 dengan 1.200 orang responden. Sampel dipilih secara random dengan teknik multistage random.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
OJK cabut izin BPR Ceper Klaten. LPS jamin simpanan nasabah dan proses likuidasi hingga Oktober 2026.
Kemenhut mencatat 12,3 juta hektare lahan kritis di Indonesia membutuhkan rehabilitasi di tengah ancaman El Nino dan meningkatnya risiko karhutla.
Meksiko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Ekuador 2-0 di Stadion Azteca, Mexico City.
BPS mencatat inflasi Juni 2026 sebesar 0,44% secara bulanan. Kenaikan dipicu sektor transportasi, BBM, dan harga sejumlah komoditas.
Harga BBM Pertamina per 1 Juli 2026 berubah. Dexlite, Pertamina Dex, dan Pertamax Turbo turun, sementara Pertalite dan Pertamax tetap.
Meta mengakui AI belum mampu menekan spam judi online di Facebook dan Instagram karena pelaku terus mengubah modus untuk menghindari deteksi.