Gunung Ibu Erupsi Lagi, Radius Aman Diperluas 3,5 Km
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Gempa mengguncang Iran./Ist via Okezone.com
Harianjogja.com, ANKARA-Sedikitnya 513 orang cedera, termasuk 15 yang menderita luka parah, setelah gempa berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Iran Barat di dekat perbatasan dengan Irak, kata stasiun televisi resmi Iran.
Pusat gempa tersebut berada di Provinsi Kermanshah di Iran Barat, dengan kedalaman tujuh kilometer dan mengguncang sekitar pukul 20.00 waktu setempat, kata Pusat Seismologi di negeri itu --yang berafiliasi kepada Tehran University.
Dengan mengutip pernyataan Gubernur Kermanshah Houshang Bazvand, Kantor Berita Tasnim mengatakan tak ada korban jiwa yang dilaporkan sementara operasi pencarian dan pertolongan masih berlangsung.
Menurut Departemen Darurat Negara Bagian tersebut, kebanyakan orang cedera ketika orang panik dan berusaha keluar dari gedung, demikian laporan Kantor Berita Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Senin siang.
Guncangan juga dirasakan di Irak Utara, tempat satu orang meninggal dan 45 orang lagi cedera, kata Pusat Koordinasi Gabungan Krisis Pemerintah Regional Kurdi Irak (KRG) di akun Twitter.
Sebanyak 620 orang meninggal ketika gempa dengan kekuatan magnitudo 7,3 mengguncang Kermanshah di Iran Barat pada November 2017.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gunung Ibu di Halmahera Barat kembali erupsi. Badan Geologi memperluas radius aman hingga 3,5 kilometer ke arah kawah aktif utara.
Jadwal bola malam ini 20-21 Mei 2026 menghadirkan final Liga Europa Freiburg vs Aston Villa hingga final ASEAN Club Championship.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag