Prabowo Sayangkan Karier Pemuda Berakhir Jadi Ojek Online, Sandiaga Uno: Bukan Bermaksud Menghina

Newswire
Newswire Kamis, 22 November 2018 17:17 WIB
Prabowo Sayangkan Karier Pemuda Berakhir Jadi Ojek Online, Sandiaga Uno: Bukan Bermaksud Menghina

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Okezone

Harianjogja.com, JAKARTA- Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menglarifikasi terkait pernyataan Calon Presiden pasangannya, Prabowo Subianto. Sandiaga memastikan Prabowo tidak bermaksud menghina profesi sopir ojek online.

Sebaliknya kata Sandiaga, Prabowo menginginkan pemuda memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan yang berkualitas.

"Kalau ini merupakan suatu yang menjadi kekhawatiran dan kegalauan Pak Prabowo. Justru Pak Prabowo ingin mengangkat untuk bisa memiliki kesempatan yang lebih banyak, pekerjaan baru yang berkualitas," ujarnya.

Sandiaga menegaskan, tidak ada maksud dari Prabowo untuk merendahkan profesi ojek online. Dirinya mengatakan, semua pekerjaan di Indonesia pasti dianggap layak apabila halal.

Oleh sebab itu, Sandiaga Uno malah ingin membantu agar para sopir ojek online bisa menjadi pencipta lapangan pekerjaan, bukan hanya pencari lapangan kerja.

Untuk diketahui, Prabowo mengakui sedih saat melihat ada meme yang merendahkan perjalanan karier anak bangsa.

Dalam meme itu, yang dilihat Prabowo ialah jalur karier anak bangsa yang berawal dari sekolah dasar namun berakhir menjadi sopir ojek.

Prabowo mengakui tak senang melihat meme itu, sehingga mendorongnya untuk mengubah kondisi kesejahteraan anak-anak Indonesia.

Pasalnya, Prabowo ingin melihat pemuda Indonesia memiliki pekerjaan yang cemerlang seperti menjadi pengusaha, pilot, atau pekerjaan lain.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Suara.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online