Advertisement
Premanisme Meningkat dan Meresahkan Warga, Alasan Polisi Bekuk Hercules
Mantan preman penguasa Tanah Abang, Hercules Rosario Marshal ditangkap aparat Polres Jakarta Barat. - Suara.com/M. Yasir
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Hercules Rosario Marshal mantan preman sekaligus penguasa di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat ditangkap polisi. Kapolres Metro Jakarta Barat Komisaris Besar Hengki Hariyadi mengaku penangkapan tersebut untuk merespons keresahan masyarakat terkait meningkatnya angka premanisme di Jakarta Barat.
"Kami merespon keresahan masyarakat, karena memang naiknya intensitas kegiatan premanisme, sehingga beberapa waktu yang lalu kami lakukan penangkapan terhadap beberapa kelompok, salah satunya Hercules ini, ujar Kombes Hengki di Jakarta, Rabu (21/11/2018).
Hercules yang merupakan residivis kambuhan ini kembali ditangkap karena menjadi dalang pengerahan 60 preman yang melakukan aksi penyerangan dan pemerasan terhadap PT Nila Alam dan PT Tamara Green Garden.
Hengki pun mengaku bakal terus memburu pelaku tindak pidana termasuk preman di wilayah hukum Jakbar.
"Tekad kami 'zero premanisme' khususnya di wilayah hukum Polres Metro Jakarta Barat. Masyarakat melapor kami akan datang. Hendaknya tegakkan keadilan meskipun langit akan runtuh," ujar dia.
Polisi juga telah menetapkan Hercules sebagai tersangka setelah ditangkap di kediamannya di Kompleks Kebon Jeruk Indah Blok E 12 A Kembangan Jakarta Barat. Hercules dibekuk tanpa perlawanan dan langsung digiring ke Polres Metro Jakarta Barat.
Dalam kasus ini, Hercules dijerat Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tak menyenangkan dan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang dengan ancama 7 tahun penjara.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- Noe Letto Resmi Bergabung di Dewan Pertahanan Nasional
- DVI Polri Disiagakan, Identifikasi Korban ATR 42-500 Dimulai di Maros
- Cuaca Buruk Hambat Pencarian Pesawat ATR 42-500 di Maros
- AS Ajukan Skema Kursi Permanen Dewan Perdamaian Gaza Berbayar
- Banjir Rendam Rel Pekalongan-Sragi, KA Jalur Utara Kembali Dibatalkan
- Banjir di Jakarta Sebabkan KA Taksaka Jogja-Gambir Dibatalkan
- SAR Fokus Cari Korban Pesawat ATR 42-500 di Bukit Bulusaraung
Advertisement
Advertisement




